Jelang Pilkada 27 Juni, Sosialisasi Pilbup Belum Maksimal


Komisioner KPU, Dwi Endys Windarwoko, menunjukkan brosur berisi visi misi paslon bupati yang biasa dibagikan kepada peserta sosialisasi pilbup 2018. (Tri Budi Hartoyo)

MUNGKID- Gelaran pemilihan bupati (pilbup) Magelang tinggal sekitar 40 hari lagi. Namun hingga sejauh ini masih ada sebagian masyarakat belum mengenal figur dua pasangan calon (paslon) yang akan mereka pilih.

Dwi Endys Windarwoko, komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) setempat, tidak menampik terhadap kenyataan tersebut. Kendati begitu, dia mengaku tidak dapat memastikan mengenai faktor-faktor penyebabnya.

Padahal, kata dia, sosialisasi tentang pilbup sudah terus digeber melalui media massa cetak dan elektronik atau lewat forum pertemuan dengan organisasi kemasyarakatan (ormas) di berbagai wilayah.

Di forum seperti itu dibagikan brosur berisi gambar dua paslon beserta visi misinya. Seperti dalam pertemuan dengan paguyuban Warsa Mundung (kaum difabel dari Ngluwar, Salam, Muntilan, Dukun dan Srumbung).

"Bulan lalu, kami sudah menyerahkan ratusan ribu lembar leaflet dan pamlet sebagai bahan kampanye paslon untuk dibagikan kepada warga masyarakat pemilih secara door to door," katanya, sebelum berdialog dengan kaum difabel, Kamis (17/5).

Menurut Suwarsa, Ketua Tim Sukses Paslon Padi (Zaenal Arifin SIP dan Edi Cahyana SE), sejak diterima dari KPU, liflet dan pamlet langsung didistribusikan dari pintu ke pintu hingga pelosok pedesaan.

"Dalam penyebaran tersebut, kita langsung bergerak cepat dengan mengerahkan semua relawan dan struktur partai pengusung (PDIP, PKB, PPP, PAN, Partai Demokrat) maupun pendukung paslon nomor urut satu," tandasnya.

Dia mengakui, penyebarannya belum merata di semua wilayah. Terutama di kawasan pemukiman padat penduduk seperti kompleks Panca Arga, Perumahan Bumi Prayudan, Kuda Jaya dan Arga Jaya di Kecamatan Mertoyudan.

Ungkapan senada disampaikan Heri Kustiono, dari Tim Sukses Zaroh (HM Zaenal Arifin SH dan H Rohadi Pratoto SH MSi). Paslon nomor urut dua ini diusung koaliasi Partai Gerindra, Partai Golkar dan PKS.

"Bahan kampanye berupa leaflet dan pamlet sudah dibagikan ke masyarakat. Pendistribusian belum maksimal, sehingga warja kalau masih ada sebagian masyarakat belum kebagian," ujarnya.

Seperti diketahui, KPU memfasilitasi pembuatan APK bagi dua paslon yang akan berebut dukungan masyarakat pada 27 Juni nanti. Yakni, berupa 10 baliho, 420 umbul-umbul, 744 spanduk, dan sekitar 425.000 lembar liflet/pamflet.

Leaflet dan pamflet tersebut telah diserahkan ke masing-masing paslon Maret lalu, untuk dibagikan kepada hampir 425 ribu keluarga secara door to door di 367 desa dan lima kelurahan se-Kabupaten Magelang.

 

Penulis : tbh
Editor   :