Banser dan Ansor Doa Bersama bagi Korban Bom Surabaya


Para anggota Banser dan Ansor Kabupaten Temanggung melakukan doa bersama di halaman Polres Temanggung untuk para korban serangan bom Surabaya yang terjadi beberapa hari lalu. Foto: Widiyas

TEMANGGUNG- Ratusan anggota ormas Bantuan Ansor Serba Guna ( Banser) dan Ansor  Temanggung menggelar doa bersama untuk para korban ledakan bom di Surabaya. Anggota Banser Doa bersama tersebut dilakukan di halaman Polres Temanggung.

Para anggota Banser dan Ansor tersebut yang dipimpin Ketua Banser Temanggung, Lutfi Arifin dan Ketua GP Ansor Syukron Wahid diterima langsung Kapolres Temanggung, AKBP Wiyono Eko Prasetyo di halaman mapolres setempat.

“Doa bersama ini digelar khusus bagi korban ledakan bom yang terjadi di Surabaya beberapa hari lalu  dan  merengut korban jiwa rakyat sipil,“ kata Ketua GP Ansor Kabupaten Temanggung Syukron Wahid yang mewakili ratusan anggota Banser dan Ansor.

Syukron mengatakan, para anggota Banser dan Ansor Kabupaten Temanggung Ansor  berkomitmen menjaga tegaknya NKRI dari rongrongan dan upaya pihak-pihak yang mengganggu.

“Ansor dan Banser berkomitmen untuk menjaga NKRI. Kami juga siap dan berusaha membantu menjaga kondusifitas Kabupaten Temanggung  agar tetap aman, damai dan tentram,” katanya.

Ia menambahkan, GP Ansor dan  Banser Kabupaten Temanggung mendukung secara penuh yang dilakukan Kepolisian RI dalam memberantas terorisme yang terjadi di Indonesia sampai ke akar-akarnya..

Sementara itu Kapolres Temanggung AKBP Wiyono Eko Prasetyo dalam sambutannya, mengapresiasi Banser dan Ansor yang  terlah mendoakan korban jiwa akibat serangan bom Surabaya dan mendukung Polri dalam memberantas terorisme.

Pada kesempatan itum Wiyono berharap agar para anggota Banser dan Ansor yang ada di wilayah Kabupaten Temanggung untuk lebih  peduli terhadap lingkungannya masing-masing. Yakni, melaporkan ke polisi terdekat bila ada orang-orang yang dicurigai.

Selain itu, Kapolres Temanggung  juga meminta untuk mendoakan orang-orang yang mempunyai faham radikalisme kembali ke jalan yang benar. Dia juga mengimbau untuk selalu bersyukur dan open terhadap lingkungan.

“Mari kita doakan agar mereka-mereka yang mempunyai faham Radikalisme diberikan Hidayah oleh Allah SWT, dan bisa kembali ke jalan yang benar,” katanya.

 

Penulis : widias
Editor   :