Empat kruw Go-jek yang diamankan para sopir angkot ke Kantor Satpol PP usai melakukan pelayanan kepada masyarakat mendapat pengarahan dari Kepala Satpol PP, Kusuma Aji, Selasa, (22/8) siang. Foto : Ernawaty
SALATIGA - Sedikitnya, empat awak Go-jek diamankan para sopir angkot yang melakukan "razia" sendiri, Selasa (22/8). Para sopir angkot tergabung dalam IPAS, atau pun paguyuban Prona dan taksi ini kemudian membawa keempat awak Go-jek yang saat diamankan usai mengantar pelanggan ke Kantor Satpol PP Kota Salatiga.
"Kami tidak melakukan tindakan apa pun kepada awak Go-jek yang kami amankan. Silakan pulang habis kami serahkan ke Satpol PP," kata seorang anggota IPAS saat berada di Kantor Satpol PP, Selasa siang.
Tak ada sikap anarkis dilakukan para sopir angkot kepada awak Go-jek yang tetap melayani pelanggan pascamogok massal Senin (21/8) lalu hingga waktu tak terbatas itu, dibenarkan Kepala Satpol PP, Kusuma Aji.
Kepada Wawasan.co di tengah upaya memberikan arahan kepada empat awak Go-jek yang diamankan ke Kantor Satpol PP menyebut, para sopir angkot hanya ingin membuktikan bahwa mereka masih menemukan Go-jek melakukan aktivitasnya/ beropersional di Salatiga.
"Mereka tidak melakukan tindakan anarkis. Mereka hanya menyerahkan ke kita dan minta agar empat kruw Go-jek diberi pembinaan bahwa Pemkot Salatiga sementara ini tidak menginzinkan Go-jek beropersio di Salatiga sepanjang perizinan belum terpenuhi," tandas Kusuma Aji.
Namun, awak Go-jek silakan beropersi di pinggiran Salatiga. Hal ini seperti arahan wali kota bahwa sepanjang perizinan belum terpenuhi Go-jek tidak boleh beroperasi di Salatiga.
Aji juga meminta kepada awak Go-jek yang diamankan para sopir angkot, untuk disampaikan kepada rekan awak Go-jek lainnya bahwa sementara ini tidak melakukan kegiatan melayani masyarakat. "Empat awak Go-jek yang diamankan itu mangaku bukan orang Salatiga, jadi tidak tahu jika Go-jek saat ini tidak boleh beroperasi (di Salatiga)," ungkapnya Aji.
Usai diberi pengertian dan penjelasan, empat kruw Go-jek dipersilakan kembali ke rumah masing-masing.
Penulis : ern
Editor :