9 Kader PKB Ramaikan Bursa Cabup-Cawabup PDIP


Bupati Petahana, Zaenal Arifin SIP, saat mengembalikan formulir pendaftaran ke DPC PDI Perjuangan. (Foto Tri Budi Hartoyo)

MUNTILAN- Sembilan kader PKB ikut meramaikan bursa calon bupati dan calon wakil bupati yang dijaring PDI Perjuangan Kabupaten Magelang.
Indikasi tersebut ditandai pengambilan formulir pendaftaran oleh pengurus DPC PKB di Panti Marhaen, Prumpung, Muntilan, Selasa (33/8)
malam.  Ketua DPC PKB Kabupaten Magelang, Suwarsa, mengemukakan, sembilan kader partainya ikut serta dalam penjaringan bakal calon bupati dan
wakil bupati lewat partai berlambang kepala banteng moncong putih. Dua sebagai calon bupati dan tujuh lainnya untuk posisi wakil bupati.


"Tapi itu masih tentatif. Masih kami godok lagi. Siapa yang mencalonkan sebagai calon bupati dan siapa saja yang calon wakil bupati," kata Suwarsa, kemarin, seusai pengambilan formulir pendaftaran. Dia juga menegaskan, partai akan berkoalisi dengan PDI Perjuangan dalam Pilkada 2018 mendatang.


Beberapa nama kader PKB dimaksud, selain dirinya sendiri antara lain, Sukur Ahadi (Wakil Ketua DPC PKB), Yogyo Susaptoyono (Wakil Ketua DPRD
Kabupaten Magelang), Mahmud (anggota Fraksi PKB DPRD Kabupaten Magelang) dan Edy Cahyono (pengusaha/mantan anggota Fraksi PKB DPRD
Kabupaten Magelang). 


Sukur Ahadi mengatakan, PKB akan membangun koalisi dengan PDI Perjuangan secara kelembagaan dan bukan perseorangan, dalam mengusung
calon bupati dan calon wakil bupati dalam pilkada tahun depan. “Ini merupakan bentuk kongkrit koalisi antara PKB dengan PDI P di Kabupaten Magelang untuk mensehjaterakan rakyat dan menjaga keutuhan NKRI. Untuk menentukan siapa calon bupati serta calon wakil bupati, hal itu tergantung rekomendasi dari DPP masing-masing partai," ujarnya.

Koalisi Persaudaraan
Ketua DPC PDI Perjuangan, Saryan Adiyanto, mengapresiasi langkah PKB untuk berkoalisi dengan partainya. Dia menilai, keputusan ini sebagai langkah awal koalisi persaudaraan karena sejak jaman dahulu kaum nasionalis dan agamis memiliki sejarah panjang bersama-sama dalam membangun bangsa.
Baginya, hal itu sebagai langkah maju untuk membangun kebersamaan dalam Pilkada 2018. "Ini momentum yang harus terus dijaga dan dibangun," kata Saryan, saat menutup masa pendaftaran bakal calon bupati dan wakil bupati PDIP Perjuangan.

Saat ini, lanjut dia, proses penjaringan masih menunggu kelengkapan administrasi maksimal akhir pekan ini (26/8). Kemudian, berkas akan dibawa ke DPD PDI Perjuangan Jawa Tengah untuk dilakukan  penjaringan. Keputusan tetap akan diserahkan kepada DPP. Meski proses pendaftaran di DPC PDI Perjuangan telah berakhir, kata dia, namun tidak menutup kemungkinan partai lain untuk berkoalisi.

Pihaknya akan terus membangun komunikasi lintas partai demi mewujudkan satu misi bersama membangun Kabupaten Magelang yang lebih baik. 

Penulis : tbh
Editor   :