SRAGEN — Gara-gara puntung rokok yang dibuang sembarangan, rumah Jimin (40), pengusaha mebel, di Dukuh Bulakrejo RT 23, Desa Ngargosari, Kecamatan Sumberlawang, Sragen, ludes terbakar, Rabu malam. Meski tak ada korban jiwa, namun dalam musibah tersebut, menelan kerugian mencapai sekitar Rp 220 juta. “Kebakaran diduga karena puntung rokok yang dibuang di diantara serbuk gergaji. Api akhirnya merambat dan membakar rumah'” kata Kapolsek Sumberlawang, AKP I Ketut Putra kepada wartawan, Kamis (24/8).
Kejadian berawal ketika Jimin, sekitar pukul 18.30 WIB selesai menggergaji kayu di lokasi yang berjarak hanya sekitar 2 meter dari rumah utamanya. Sambil menggergaji, Jimin merokok dan membuang puntung rokok di antara serbuk gergaji di dekatnya. Kemudian sekitar pukul 20.00 WIB, Jimin pergi meninggalkan rumah, untuk bekerja di rumah tetangganya yang berjarak 0,5 kilo meter. Namun dia tidak menyadari, kalau puntung rokok yang dibuang tersebut menyulut serbuk gergaji yang tersebar di ruangan, hingga akhirnya menimbulkan kobaran api.
Kobaran api kali pertama diketahui oleh Sumarti, tetangganya, yang kebetulan sedang berjalan melintasi rumah korban. Sumarti langsung memberitahu warga lain. Beruntung, istri Jimin dan dua anaknya selamat dari kebakaran yang menghanguskan rumah mereka. Padahal saat terjadi kebakaran, mereka masih berada di dalam rumah dalam keadaan tertidur. “Beruntung istri dan dua anaknya, bisa diselamatkan dari kobaran api yang telah melahap bahan mebel kayu jati, tiga buah almari dan satu set kursi tamu, serta beberapa alat pertukangan milik korban,” kata AKP I Ketut Putra, mewakili Kapolres Sragen AKBP Arif Budiman. Api baru berhasil dipadamkan pemadam kebakaran sekitar pukul 00.15 WIB.
Penulis : sw
Editor :