Kamis, KPU Blora Gelar Rekapitulasi Pilgub Jateng


Anggota KPU Kabupaten Blora Moh Handum dab Ita Sadrini mengecek kotak suara hasil rekapitulasi 16 PPK di kantor KPU. Foto: Wahono

BLORA – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Blora, segera menggelar rekapitulasi hitung manual hasil pemilihan kepala daerah (pilkada) Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Tengah 2018,Kamis (5/7).

Rekapitulasi dilangsungkan di gedung PKPRI Kota Blora, dengan menghadirkan para saksi pasangan calon (paslon) nomor urut 1 Ganjar Pranowo- Taj Yasin dan paslon nomor urut 2 Sudirman Said-Ida Fauziyah.

“Rekapitulasi dilaksanakan Kamis (5/7), saksi, PPK 16 kecamatan dan pejabat terkait kami undang,” jelas Ketua KPU Kabupaten Blora, Arifin, Selasa (3/7).

Menurutnya, hasil pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur (Pilgub) Jateng 2018  dalam angka, baru akan bisa diketahui secara utuh saat rapat terbuka rekapitulasi besok.

Untuk keperluan itu, semua kelengkapan rekapitulasi, termasuk kotak suara hasil rekapitulasi di 16 Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK), sudah siap di KPU dalam kondisi tersegel, dan diamankan 24 jam oleh petugas Polres Blora.“Data sementara memang sudah ada, tapi kami belum bisa mengekspos, nanti saja saat rekapitulasi,” tambah Arifin.

Pascacoblosan Pilgub Jateng 2018, situasi di Blora  tetap adem, ayem, aman dan kondusif. Meski demikian, pengamanan secara khusus tetap dilakukan hingga proses rekapitulasi di tingkat KPU, Provinsi hingga jadwal penetapan pasangan calon (paslon) pemenang.

Golput 37 Persen

Diberitakan sebelumnya, paslon Gubernur-Wakil Gubernur Jawa Tengah 2018-2023 nomor urut 1 Ganjar Pranowo-Taj Yasin menang di Blora dengan perolehan hasil sementara 238.261 suara (sekitar 35%).

Paslon nomor urut 1 itu, mengungguli rivalnya paslon nomor urut 2, H. Sudirman Said- Hj. Ida Fauziyah yang meraih 175.808 suara (sekitar 26%). Namun angka riil akan dibeber oleh KPU saat rekapitulasi di tingkat kabupaten besok.

Meski kalah tingkat kabupaten, paslon nomor urut 2 diperkirakan menang di empat dari 16 kecamatan di Blora, masing-masing di Kecamatan Kedungtuban, Kradenan, Jati, dan Jepon.

Sedangkaan tingkat ketidakhadiran pemilih (golput) lumayan tinggi, diperkirakan mencapai 37 persen atau mencapai sekitar 258.124 pemilih dari daftar pemilih tetap (DPT).

Data pemilih tetap (DPT) di Blora sebanyak 689.297, terinci pemilih laki-laki 339.858, perempuan 349.439  tersebbar di 295 desa/kelurahan, 16 kecamatan dan 1.735 tempat pemungutan suara (TPS)Ketua KPU setempat, Arifin, memperkirakan angka partisipasi pemilih di Blora sekitar 63 persen dari target 77,5 persen. Hanya saja, dia belum bisa menjamin angka itu, sebelum rekapitulasi di tingkat kabupaten digelar. **Keterangan FOTO :

 

 

 

 

 

 

Penulis : wah
Editor   :