Disdukcatpil dan 19 OPD Lainnya Dampingi Pilkades


Uji coba pelaksanaan E Verifikasi KTP elektronik untuk pelaksanaan pilkades dengan sistem E Voting yang pernah dilaksanakan beberapa waktu lalu. Foto : Ist.

 PEMALANG - Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil beserta 19 organisasi pemerintah daerah (OPD) lainnya diterjunkan untuk memfasilitasi pelaksanaan pemilihan kepala desa di 172 desa, mereka akan bertanggung jawab untuk memfasilitasi pelaksanaan dalam hal persiapan dan pengadaan alat, untuk kemudian digunakan oleh panitia pemilihan tingkat desa.

Sekretaris Daerah Kabupaten Pemalang, Budhi Rahardjo, Selasa (3/7), menjelaskan bahwa meski pilkades merupakan hajat desa akan tetapi OPD-OPD yang ada memang dikerahkan untuk memfasilitasi agar lebih mudah. Ilustrasinya tugasnya antara lain satu alat e verifikasi  mampu untuk 1200 pemilih selama kurang waktu 7 jam, sehingga apabila ada ribuan pemilih maka diperlukan tambahan alat, dan OPD pengampulah yang nantinya akan mengusahakannya dengan meminjam dari desa-desa sekitar yang belum digunakan karena pelaksanaan setiap minggu kurang lebih 18 desa mulai Bulan September-Oktober.

"Kemudian apabila ada persoalan teknis di lapangan maka diharapkan dapat diselesaikan di tingkat kecamatan dan OPD pengampu tidak perlu lari sampai ke tingkat kabupaten, kemudian dari segi biaya juga lebih efisien karena tidak semuanya ditanggung oleh Dispermadesa sebab operasional ditanggung OPD masing-masing," urainya.

Perekaman

Sementara itu mengenai anggaran pelaksanaan pilkades di desa menurut Sekretaris Daerah, sudah dialokasikan masing-masing desa akan mendapat Rp 30 juta yang antara lain akan digunakan untuk pencetakan kertas suara. Hanya saja masih digodok kembali agar tidak disamaratakan, akan tetapi disesuaikan dengan jumlah daftar pemilih tetap masing-masing.

Kepala Disdukcatpil Pemalang, Andrea Heru Cahyono, sebelumnya juga pernah menjelaskan, bahwa karena pelaksanaan pilkades serentak bergelombang akan dilakukan dengan sistem e voting dan e-verifikasi berbasis KTP elektronik, maka pihaknya sudah beberapa bulan yang lalu melakukan penyisiran perekaman data warga. Bahkan khusus yang akan melakukan pilkades mendapatkan porsi lebih, antara lain dengan sistem jemput bola menggunakan mobil layanan.

"Karena itu dihimbau warga masyarakat yang belum melakukan perekaman data kependudukan untuk KTP elektronik untuk segera melaksanakan di kecamatan masing-masing,"himbaunya.

 

Penulis : pw
Editor   :