Bernilai Ekonomi, Petani Budidayakan Ikan Koi


Kepala Kepala Dinas Pertanian dan Perikanan Banjarnegara Totok Setya Winarno melihat kolam budidaya ikan Koi di Kecamatan Purwanegara. Ikan tersebut saat ini memiliki nilai ekonomi yang tinggi. (Foto :Joko Santoso)

BANJARNEGARA- Petani ikan di Kabupaten Banjarnegara menekuni budi daya Budi daya ikan hias koi. Kondisi tersebut disebabkan ikan tersebut saat ibu memiliki nilai ekonomi yang tinggi.  “Ikan Koi lagi laku keras. karena peminatnya cenderung meningkat,” kata Kepala Dinas Pertanian dan Perikanan Banjarnegara Totok Setya Winarno usai meninjau sejumlah pembudidaya ikan koi di Kecamatan Purwanegara Selasa (3/6).

Totok  mengatakan, harga ikan hias koi cenderung stabil, bahkan setiap tahun meningkat, tidak seperti ikan hias lainnya. "Harga ikan koi relatif stabil, bahkan trennya meningkat, tidak seperti ikan hias lainnya setelah mengalami booming harga langsung jatuh. Hal ini pula yang mendorong kelompok kami untuk budi daya jenis ikan koi," katanya.

Ia menyebutkan saat ini, tedapat pembudidaya ikan koi yang tersentra di Wialayah Kecamatan Bawang, Rakit, Purwanegara dan Kalibening.  Bibit ikan Koi kebanyakan didatangkan dari Jawa Barat dan Jawa Timur.  “Selaian segmen pasar lokal, saat ini pemasaran ikan koi merambah ke kota kota di Jawa Timur, sekitar Banyumas dan wilayah pantura, “ tambah totok.

Sementara salah satu pembudidaya ikan Koi asal Desa Purwanegara Ardhi Prabowo mengatakan, Ia mengatakan tertarik untuk budi daya ikan hias karena sumbar daya alam mendukung, yakni tersedia air sepanjang tahun. "Kami memilih budi daya koi selain harganya stabil, pelaku usaha jenis ini masih sedikit dan peluang pasar bagus," katanya.

Di kolamnya saat ini terdapat berbagai macam jenis Koi, baik indukan maupun bibit. Ikan Koi hasil budidayanya kini sudah dipasarkan ke berbagai kota melalui pemesanan.   “Kebanyakan pesanan dari penggemar Koi lokal serta penggemar Koi di sekitar Banyumas dan sekitarnya,” imbuhnya.

Penulis : Joko Santoso
Editor   : jks