Sistem Zonasi PPDB SMA, Sekolah Favorit Tetap Diincar


Nampak pendaftar PPDB di SMA Negeri I Kudus masih membludak meski sudah diterapkan sistem zonasi. Foto: Ali Bustomi

KUDUS – Meski PPDB sudah menerapkan sistem zonasi, namun sejumlah sekolah favorit nampak masih menjadi incaran para peserta didik baru. Mereka tetap berharap bisa diterima di sekolah-sekolah favorit melalui jalur prestasi yang kuotanya hanya 5 persen.

Pantauan Wawasan.co, serbuan peserta didik baru salah satunya terlihat di SMA 1 Kudus. Banyak siswa dari luar zona, tetap berusaha mengadu peruntungan mendaftar di SMA yang dikenal sekolah favorit tersebut.

Padahal, sesuai ketentuan, dalam PPDB tahun ini diterapkan sistem zonasi dimana siswa hanya bisa mendaftar di sekolah di sekitar rumahnya, kecuali memiliki prestasi tertentu.

Tanti (40 tahun) warga Desa Ngembal Kulon mengatakan, anaknya yang memiliki nilai 28 dari 4 mapel UN memang ingin masuk di SMA 1 Kudus. Dia juga mengaku sudah tahu adanya zonasi dalam PPDB tahun ini.

Dari pilihan anaknya, ingin masuk di IPS di SMA 1 Kudus sebagai pilihan pertama kemudian pilihan kedua di SMA 2 Kudus dan pilihan ketiga baru di SMA 2 Bae.

SMA 1 Kudus masuk wilayah zonasi Kecamatan Jati, Kota Kudus dan Mejobo. SMA 2 Kudus masuk wilayah zonasi kecamatan Kaliwungu, Kota Kudus dan Jati. Kemudian SMA 1 Bae masuk wilayah zonasi Kecamatan Bae, Jekulo dan Undaan. Sedangkan SMA 2 Bae masuk wilayah zonasi Kecamatan Bae, Dawe dan Gebog.

Lalu SMA 1 Gebog, masuk wilayah zonasi Dawe, Gebog, Kaliwungu. Kemudian SMA 1 Mejobo masuk wilayah zonasi kecamatan Mejobo, Jekulo dan Undaan. Dan SMA 1 Jekulo masuk wilayah zonasi Kecamatan Jekulo, Dawe dan Bae.

Menurut Plt Kepala SMA 1 Kudus yang juga ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMA Kabupaten Kudus, Sri Haryoko, dalam PPDB daring (online) ini sekolah hanya memfasilitasi sedangkan provinsi yang melakukan perekapan sesuai urutan nilai.

”Peserta bisa mulai mendaftar sejak 1 Juli secara mandiri melalui internet. Sedangkan mulai tanggal 2 – 6 Juli pendaftar bisa langsung datang ke sekolah yang dituju,” katanya.

Pada hari pertama pendaftaran disekolah, sampai sejauh ini belum ada kendala apapun terkait pendaftaran PPDB online. Di SMA 1 Kudus terdapat 11 kelas dan tiap rombel diisi 36 siswa. Untuk kelas IPA terdapat 9 kelas dan IPS 2 kelas.

Sementara untuk PPDB SMK, ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMK sekaligus Kepsek SMKN 3 Kudus, Saiful Hadi menerangkan, PPDB SMK dari tahun lalu ada yang berbeda. Untuk calon pendaftar boleh memilih dua jurusan namun dalam satu bidang.

Dijelaskannya, misalkan memilih jurusan pertama Teknik Komputer Jaringan (TKJ) kemudian pilihan kedua jurusan Multimedia. Kalau pilihan kedua Teknik Kendaraan Ringan (TKR) itu tidak bisa.

Khusus SMKN 3 pihaknya menyediakan operator dimasing-masing jurusan. Di SMK 3 terdapat empat jurusan, yakni Teknik Kendaraan Ringan Otomotif (TKRO), Teknik Komputer Jaringan (TKJ), Agri Bisnis Pengelohan Hasil Pertanian (ABPHP) dan Tata Busana.

 

Penulis : al
Editor   :