Enam Pejabat Eselon II Dilantik


Bupati Wonosobo, Eko Purnomo melantik enam pejabat terpilih untuk mengisi kekosongan di lima Kepala Dinas dan satu Staf Ahli Kabupaten Wonosobo. Foto : Ilham Ardha

WONOSOBO – Bupati Wonosobo, Eko Purnomo melantik enam pejabat eselon II untuk mengisi kekosongan perangkat daerah yang ada di Kabupaten Wonosobo, Senin (28/8) di pendapa Kabupaten. Keenam pejabat tersebut akan mengisi satu posisi sebagai staf ahli dan lima Kepala Dinas. Adapun pejabat yang dilantik adalah Widi Purwanto sebagai Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Bagyo Sarastono sebagai Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Perhubungan, Kristiyanto sebagai Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu, Eko Suryantoro sebagai Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika,  Agus Priyatno sebagai Kepala Dinas Tenaga Kerja, Perindustrian dan Transmigrasi, serta Musyafa sebagai Staf Ahli Bupati bidang Ekonomi dan Sosial.

“Pelantikan dan mutasi jabatan di instansi pemerintah adalah bagian dari kehidupan organisasi, dalam rangka pemantapan dan peningkatan kapasitas kelembagaan, yang tidak dilakukan semata-mata untuk kepentingan pegawai yang bersangkutan, melainkan lebih diutamakan untuk melakukan pembenahan dan pemantapan organisasi dalam rangka meningkatkan kinerja penyelenggaraan tugas serta pelayanan publik,” ungkap Bupati usai melantik.

Eko berharap kepada seluruh pejabat yang baru dilantik untuk segera bekerja, melakukan langkah-langkah kebijakan dan melakukan pembenahan baik yang menyangkut kedisiplinan pegawai, administrasi kepegawaian dan keuangan, serta khususnya terkait perencanaan dan pelaksanaan program dan kegiatan. Terlebih saat ini sudah memasuki semester kedua pelaksanaan APBD. “Kepada pejabat terpilih untuk secepat mungkin menyesuaikan diri pada unit kerja masing-masing, guna mempercepat pelaksanaan program dan kegiatan sehingga dapat berjalan sesuai dengan sasaran serta waktu yang telah ditentukan,” tegas Eko.

Sebelum mengakhiri sambutan, Eko juga menyampaikan, para pejabat yang telah terpilih merupakan yang terbaik. Mereka telah mengikuti seleksi yang dilaksanakan Panitia Seleksi (Pansel) yang independen dengan peserta lebih dari 20 orang. Penentuan jabatan yang dilakukan juga telah melalui berbagai pertimbangan baik kapasitas, kompetensi, integritas, loyalitas dan pendidikan pegawai yang bersangkutan. “Perlu digaris bawahi, bahwa promosi itu berarti tanggung jawabnya juga bertambah, dan tanggung jawab inilah yang harus diemban, dilakukan dan dijalankan secara optimal serta lebih baik,” pungkas bupati. 

Penulis :
Editor   :