Keblinger! Wanita Cantik Ini Nyabu untuk Tingkatkan Stamina


Kasubag Humas Polres Temanggung AKP Henny Widiyanti ( kanan) sedang memperlihatkan barang bukti yang diduga shabu-shabu dan dimiliki oleh tersangka Sundari. Foto: Widiyas Cahyono
 
TEMANGGUNG - Sundari ( 39), seorang ibu rumah tangga berpisah sementara dengan tiga orang anaknya karena harus mendekam di tahanan Mapolres Temanggung setelah terbukti  mengonsumsi narkotika jenis sabu-sabu.
 
“Tersangka ditangkap petugas Satnarkoba Polres Temanggung di rumahnya di Kampung Kemantren, Kelurahan Temangggung I,
Kecamatan/Kabupaten Temanggung,” kata Kasubag Humas Polres Temanggung, AKP Henny Widiyanti, Selasa ( 29/8).
 
Henny mengatakan, tersangka Sundari, sebelum ditangkap petugas, sudah
lama menjadi target pantauan, karena  informasi dari masyarakat yang menyebutkan bahwa ada seorang ibu rumahtangga yang senang menggunakan narkoba jenis sabu.
 
Petugas  pun menggerebe rumah kontrakannya, dan saat
menggeledah,  tersangka tidak dapat mengelak lagi karena di sebuah rak terdapat dua bungkus plastik yang isinya serbuk putih dan diduga merupakan narkotika golongan I
yakni sabu.
 
“Barang bukti dua bungkus sabu dengan berat kotor 0,30 gram tersebut ditemukan di dalam sebuah rak,” kata Henny.
 
Ia menambahkan, selain itu petugas juga mengamankan satu buah alat
hisap (bong), dua buah pipet kaca, dua korek api warna hitam, dua buah
sedotan plastik dipotong runcing dan satu ponsel.
 
Menurutnya, saat dimintai keterangan oleh petugas, tersangka Sundari
mengaku dirinya sebagai pengguna narkotika tersebut.
 
Tersangka Sundari sendiri mengakui, dirinya memakai barang haram
tersebut sejak satu tahun lalu dan telah diketahui oleh suaminya sendiri.
 
Ia menambahkan, dirinya memakai barang haram tersebut minimal
seminggu dua kali  dengan alasan untuk daya tahan tubuh dan menambah
semangat bekerja di rumah.
 
“Saya memakainya  cuma buat stamina saja biar rajin bekerjanya tidak
loyo,”akunya.
 
Menurutnya, sabu yang ia konsumsi tersebut dengan cara diberi oleh
seseorang asal Magelang   yang juga teman suaminya  sebagai pengedarnya.
 
Diakuinya suaminya juga mengetahui bila dirinya mengonsumsi sabu
tersebut, karena suaminya tersebut juga pernah memakainya.
 
Polisi menjerat ibu rumah tangga ini dengan   Pasal 114 ayat subsider
Pasal 112 ayat 1 Undang-undang Nomor 35 Tahun 2009, dengan ancaman hukuman penjara seumur hidup dan denda Rp 8 miliar.

Penulis :
Editor   : awl