Rumah Aspirasi Sudjadi Sudah Salurkan 693 Kegiatan Kementerian


Anggota Komisi V DPR RI, Ir Sudjadi memotong tumpeng menandai peresmian rumah aspirasi. Foto ali subchi

MAGELANG  - Masyarakat di wilayah Kabupaten Magelang dan Temanggung, bisa menyampaikan aspirasinya terkait rencana program pembangunan di daerah. Adanya rumah aspirasi ini, diharapkan warga menyampaikan usulan secara langsung dengan datang ke rumah aspirasi tersebut. Karena rumsh aspirasi Sudjadi, sudah menyalurkan aspirasi sebanyak 693 kegiatan atau program dari berbagai kementrian.

"Kami berharap, yang datang ke sini bukan hanya dari kader PDI Perjuangan saja, tapi lintas partai. Pokoknya, siapa pun boleh datang ke sini. Menampung aspirasi, sudah menjadi tugas kami sebagai anggota DPR RI yang merupakan wakil rakyat," kata anggota Komisi V DPR RI Ir Sudjadi, disela-sela peresmian rumah aspirasi di Kecamatan Mertoyudan, Kabupaten Magelang, Sabtu (25/8).

Menurut Sudjadi, sebelumnya juga telah membuat rumah aspirasi di Kecamatan Muntilan, Kabupaten Magelang dan di Kabupaten Temanggung. "Melalui rumah ini, saya berharap warga di Magelang dan Temanggung yang ingin menyampaikan aspirasinya bisa langsung datang ke sini," katanya.

Disebutkan, sejak 2011 hingga 2018 ini, pihaknya telah menyalurkan aspirasi sebanyak 693 kegiatan atau program dari berbagai kementrian. Tidak hanya diwilayah Kabupaten dan Kota Magelang saja, tapi juga Kabupaten Temanggung. "Saat pemerintahan Jokowi-JK, ada kenaikan signifikan. Jika saat SBY, hanya ada 140 program atau kegiatan, saat Jokowi-JK, ada 693 program dan kegiatan," ujarnya.

Program dimaksud di antaranya, lanjut Sudjadi, pelatihan BMKG, sumur uji, review desa wisata, rusunawa, alsintan, alat kesehatan, RTH, 3R, sekolah lapang iklim, BSPS, jembatan, embung, bendungan dan lainnya.

Sementara KH Ali Qoishor, pimpinan Ponpes Darussalam Watu Congol, Gunungpring, Kecamatan Muntilan, dalam ceramahnya mengharapkan, agar warga selalu mengingat akan jasa-jasa para pendahulu dan pahlawan. Terutama yang telah banyak membantu warga selama ini. "Ibarat pepatah Jawa, siapa yang menanam akan memanen. Siapa yang membuat akan memakai. Jadi kita harus tahu diri terhadap siapa-siapa yang telah membantu kita. Manusia hidup itu ada empat hal yang dipedomani. Yakni hidup dengan ilmiah (ilmu pengetahuan), kulmiah (moral), jihadiah (semangat/perjuangan) dan isnaniah (kepedulian/sosial). Kalau empat hal itu bisa seimbang, saya yakin hidup kita akan baik," ujarnya.

Dalam peresmian rumah aspirasi, dihadiri Forkompincam Mertoyudan, anggota DPRD Kabupaten Magelang, Mul Budi Santoso, Tri Wahyuningsih dan Mahfud dari Fraksi PDI Perjuangan serta sejumlah kepala desa di Kabupaten Magelang.

 

 

Penulis : as
Editor   :