Desa Bandung, Wisata Kampung Buah di Batang


Bupati Batang Wihaji menunjukan buah jambu yang baru dipetik di Kampung Buah Desa Bandung, Kecamatan Pecalungan. Foto: Hadi Waluyo.

BATANG - Desa Bandung, Kecamatan Pecalungan, Kabupaten Batang, memiliki potensi tanaman buah. Desa di ketinggian 200 mdpl dengan geografis perbukitan ini sedikitnya memiliki 12 jenis tanaman buah-buahan. Oleh karena itu, desa ini tengah dikembangkan untuk destinasi wisata kampung buah di Kabupaten Batang.

"Destinasi kampung buah Bandung memang baru dicanangkan dan masih pada tahap penataan, namun kalau kita lihat potensinya bagus dan bisa menjadi kompetitor kampung buah di daerah lain," kata Bupati Batang Wihaji saat mencanangkan Desa Bandung menjadi kampung buah, Selasa (28/8). 

Dikatakan, tidak hanya satu jenis buah saja, namun ada 12 jenis buah di desa itu. Di antaranya, jambu kristal merah, jambu kristal biji merah, jambu air, durian, klengkeng, petai, mangga, jeruk dan pepaya.  Oleh karena itu, Dinas Pertanian Batang akan melakukan pendampingan agar tanaman buahnya bisa tumbuh dengan bagus. 

"Kampung buah dikelola oleh desa yang melibatkan kelompok tani desa dan masyarakat. Dari 12 jenis buah sudah berhasil berbuah dan bagi pengunjung bisa langsung memetik sendiri," katanya.

Wihaji berharap, kampung buah tidak hanya sebagai tempat destinasi wisata, tapi juga tempat edukasi pelajar maupun masyarakat dalam pembudidayaan tanaman buah, sehingga memiliki nilai manfaat yang lebih.  

Kepala Desa Bandung, Kholidun, mengatakan, kampung buah memiliki lahan cukup luas. Menurutnya, total lahan yang sudah dikelola 5,5 hektar, dan hampir semua tanaman buah setiap hari ada yang berbuah. Sebab, berdasarkan penelitian dari Dinas Pertanian pada tahun 1980, kultur tanah Desa Bandung sangat cocok dan unggul untuk tanaman buah-buahan. "Tak hanya buah saja, di taman buah Bandung, planning kedepan akses infrastruktur kita perbaiki dan akan ada tambahan arena bermain anak seperti flying fox dan taman bunga," jelasnya.

 

Penulis :
Editor   :