Dipusatkan di Tiga Lokasi, Perayaan Pergantian Tahun Aman

52

Personel Polres Purbalingga mengamankan panggung hiburan perayaan tahun baru 2019 di Stadion Goentoer Darjono, Senin (31/12) malam. Perayaan pergantian tahun yang dipusatkan di tiga lokasi berjalan aman. (Foto :Joko Santoso)

PURBALINGGA-Suasana perayaan pergantian tahun dari tahun 2018 ke tahun 2019 di Kabupaten Purbalingga berjalan aman. Ribuan warga memadati tiga lokasi yang menjadi pusat Pentas Hiburan Rakyat .  Masing-masing di halaman Kecamatan Bobotsari, Monumen Tempat Lahir (MTL) Soedirman di  Kecamatan Rembang dan pelataran Stadion Goentoer Darjono.  “Warga mulai memadati kawasan tersebut sejak Senin (31/12) petang,” kata Kapolres Purbalingga AKBP Cholilur Rochman melalui Kabag Ops Kompol HermanSetiono.

Dia mengatakan petugas pengamanan disiagakan mulai dari jam 17.00 WIB di maing-masing lokasi pengamanan. Pengamanan dilakukan untuk menjamin kegiatan berjalan aman dan lancar. "Tiga lokasi yang menjadi fokus pengamanan dalam perayaan malam tahun baru di Purbalingga yaitu di GOR Goentoer Darjono Purbalingga, Kecamatan Bobotsari dan Halaman Monumen Tempat Lahir (MTL) Jenderal Soedirman di Kecamatan Rembang," paparnya.

Dalam pantauan, kegiatan pentas hiburan rakyat di GOR Goentoer Darjono menghadirkan Orkes Melayu Pradana dari Surabaya. Hadir sebagai bintang tamu Jono Firmansyah finalis Liga Dangdut Indosiar. Ribuan masyarakat hadir untuk menyaksikan pentas hiburan rakyat tersebut. Sementara itu, hiburan rakyat di wilayah Kecamatan Bobotsari menghadirkan orkes melayu Sylendra. Sedangkan di wilayah Kecamatan Rembang menghadirkan orkes melayu Arista. Di dua lokasi tersebut tidak kalah ramai, ribuan pengunjung ikut menyaksikan pertunjukan musik.“Pentas hiburan rakyat yang diselenggarakan Pemkab, diakhiri dengan penyalaan kembang api tepat pukul 00.00 WIB. Hingga kegiatan selesai secara umum wilayah Kabupaten Purbalingga terpantau aman dan kondusif hingga memasuki awal tahun 2019,” ujarnya.

Plt Bupati Dyah Hayuning  Pratiwi (Tiwi) bersama suami Rizal Diansyah  hadir di tiga lokasi  hiburan tersebut. Tiwi menyampaikan digelarnya panggung hiburan tersebut merupakan apresiasi kepada masyarakat yang telah  mendukung program pembangunan. “Kami meminta agar warga yang menikmati acara pergantian tahun tetap mengingat  saudara-saudara kita yang terkena musibah bencana alam,” tuturnya.

Dalam kesempatan tersebut juga dilakukan penggalangan dana untuk korban bencana alam.  Momentum pergantian tahun 2018 menuju tahun 2019 disemarakkan dengan menyalakan kembang api. Sebelumnya dilakukan doa bersama agar tahun 2019 Kabupaten Purbalingga bisa lebih maju dan masyarakatnya lebih sejahtera.

 

 

Penulis : Joko Santoso
Editor   : omr