Akhiri Tahun 2018, Pemkot Surakarta Remajakan 30 Unit Angkot

56

Wali Kota Surakarta FX Hadi Rudyatmo tengah menyerahkan kunci mobil angkutan kota kepada salah seorang pengemudi dalam acara yang berlangsung di halaman Balaikota setempat, Senin (31/12) (Bagus Adji W) 

SOLO-Pemerintah Kota (Pemkot) Surakarta melakukan peremajaan secara bertahap terhadap sarana angkutan kota (Angkot) setempat. Menyusul diserahkannya  30 unit kendaraan roda empat kepada pengemudi angkutan umum anggota koperasi transportasi pada akhir tahun 2018. Penyerahan sarana angkutan umum bernilai  sekitar Rp 3 miliar dilakukan Walikota Surakarta FX Hadi Rudyatmo  dalam acara di halaman Balaikota seteempat, Senin (31/12).

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Surakarta Hari Prihatno ketika ditemui  usai acara mengatakan Peeremajaan amngkot di wilayah kerjanya sudah berjalan  selama tiga tahun. Selama kurun waktu  disebut terakhir tercatat 101  uniit dari 240 angkutan kota telahg berhasil diremajaan. Peremajaan angkot bersumberdana  dari APBD. Sedangkan pengelolaan angkot hasil peremajaan diserahkan kepada koperasi transportasi. Lembaga disebut terakhir inilah yang kemudian menyetorkan uang sewa Rp 1 juta/ unit/ tahun kepada pemerintah kota Surakarta.

Kendati pengelolaan diserahkan kepada koperasi transportasi, namun pengawasan tetap berada diranah pemerintah kota Surakarta melalui UPT Transportasi. Angkot hasil peremajaan selain dilengkapi air condition juga dipasangi GPS gun amemudahkan pengasan operasional. Selain itu itu pengemudi juga harus mematuhi standard operasional procedure (SOP) saat menjalankan sasrana angkutan yang ada demi kenyamanan penumpang. Diantaranya, pengemudi dilarang merokok saat menjalankan kendaraannya. Juga, mobil angkot tidak boleh digunakan mengangkut penumpang ke luar kota. Kendaraan akan dialihkan manakala pengemudi diketahui  melakukan pelanggaran SOP, jelasnya sembari mengatakan tahun 2019 akan dilakukan lagi peremajaan terhadap 20 unit angkot..

Masih dalam kesempatan sama  Kepala UPT Transportasi Dishub Surakarta  Yulianto Nugroho menambahkan , sebanyak 30 unit kendaraan angkot yang diserahkan  dioperasikan pada empat koridor. Diantaranya Koridor 1 dan 14 masimng masing 10 unit. Juga koridor 13 dan 8 masing masing sebanyak lima unit. Selama ini pemantauan terus dilaksanakan dan ditemukan adanya sejumlah pelanggaran. Pemberian sanksi diberikan terhadap pengemudi yang diketahui melakukan pelanggaran SOP semisal terkait jam operasional. Bahkan pernah terjadi satu unit angkot dikandangkan selama satu minggu sehubungan pengemudinya tidak disiplin. Kendaraan akan dialihkan bila diketahui pengemudi melakukan pelanggaran berat, terangnya.

 

 

Penulis : baaw
Editor   : wied