Purbalingga Culture Vaganza Dijadikan Ikon Pariwisata

62

Plt Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi (Tiwi) bersama suami dan jajaran Forkompimda ikut di Purbalingga Culture Vaganza (PCV). Gelaran itu akan dijadikan ikon pariwisata. (Foto :Joko Santoso)

PURBALINGGA-Purbalingga Culture Vaganza (PCV) yang digelar dalam rangkaian Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Purbalingga ke 188 akan dijadikan event rutin tahunan.  Kegiatan yang digelar Minggu (30/12) lalu mendapatkan sambutan dari masyarakat. “” Kalau di Banyuwangi  ada Batik Carnival maka di Purbalingga ada namanya Purbalingga Culture Vaganza (PCV).   Kegiatan PCV akan kita laksanakan setiap tahunnya agar menjadi ikon wisata dan mendukungWonderful Indonesia,” kata Plt Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi (Tiwi).

Sementara itu gelaran perdana PCV diikuti 88 peserta. Masing-masing dari sekolah,  organisasi perangkat daerah (OPD), kecamatan dan desa, serta kesenian dari beberapa kabupaten tetangga. Tiwi  mengatakan kegiatan PCV merupakan momentum untuk memperkenalkan budaya lokal  kepada masyarakat.   Kita sebagai bangsa Indonesia untuk selalu nguri-uri budaya lokal yang ada agar kebudayaan yang ada tidak punah. “Kabupaten Kebumen ikut ambil bagian dalam PCV dengan menampilkan Tari Cepetan, Kabupaten Wonogiri dengan kesenian Reog, Kabupaten Banjarnegara dengan tarian Dawet Ayu dan Kabupaten Purworejo dengan kesenian Angguk,” ujarnya.

Yang membuat menarik, Tiwi bersama Rizal Diansyah sang suami serta jajaran Forkompimda mengunakan seragam carnival dan ikut pawai di PCV. Mereka juga ikut berjalan dari start di kawasan alun-alun sejauh satu kilometer menuju panggung kehormatan di depan Bank Jateng Cabang Purbalingga.

Kepala Dinkominfo Sridadi menyampaikan dari hasil  penilaian juri, juara pertama PCV diraih  dari PD Owabong, Juara kedua oleh SMPN 2 Purbalingga, Juara ketiga diraih  Inspektorat Purbalingga. Kemudian untuk Harapan I diperoleh Kecamatan Karanganyar, Harapan II diperoleh dari SMPN 1 Bobotsari serta Harapan III  diperoleh SMK YPT 1 Purbalingga.

 

Penulis : Joko Santoso
Editor   : wied