Wali Kota Tegur Pelaksana Proyek Jalan Osamaliki, Dinilai Asal-asalan

127

Sejumlah pekerja terlihat masih melakukan pekerjaan penerangan di Jalan Osamaliki yang dikritik Wali Kota hasil pengejaraannya buruk, Rabu (2/1). Foto : Ernawaty

SALATIGA - Dinilai dalam pengerjaan asal-asalan, Wali Kota Salatiga, Yuliyanto menegur keras pelaksanaan proyek pembangunan trotoar di Jalan Osamaliki Salatiga. Bahkan, orang nomor satu dilingkungan Pemkot Salatiga ini sempat membandingkan proyek di Jalan Monginsidi, Salatiga dengan anggaran perubahan.

Teguran keras ini dilontarkan Yuliyanto saat pengarahan awal 2019 di Lantai 4 Gedung Sekda, Salatiga, Rabu (2/1). Kembali, saat dikonfirmasi wartawan Wali Kota membeberkan proyek fisik di lapangan yang dinilainya kurang bagus dalam pekerjaan. Ia pun tak segan menegur OPD terkait yakni Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang (DPUPR) terkait proyek trotoar di Jalan Osamaliki Salatiga. Serta, beberapa operator lainnya.

"Kalau proyek fisik dengan tidak dilakukan di perubahan, apalagi nilainya besar. Kesannya serabutan, dilaksanakan dalam pelaksanaannya," kata Walikota kepada wartawan, Rabu (2/1).

Ia pun, menyebut gamblang beberapa OPD berkaitan dengan proyek fisik di lapangan yang dinilainya kurang bagus dengan jadwal pengerjaan yang mepet waktu dalam pekerjaan. Sehingga, mengabaikan waktu dan mutu. "Setelah saya lihat di lapangan proyek trotoar Jalan Osamaliki amburadul dan mutunya kurang bagus yang kesannya pekerjaan terburu-buru dengan waktu pendek. Depan Polres Salatiga juga kurang rapi. Saya gak tahu, kok Desember baru selesai. Buktinya, pengerjaan yang labih awal hasilnya lebih bagus," tandasnya.

Dia meminta OPD terkait untuk melakukan pembenahan selama masa pemeliharaan. “Aku kan ya ora perlu nganggo nesu,” katanya.

Kalaupun pihak pelaksana diminta membongkar  kembali hasil pekerjaan yang ada, kata Yulianto, karena memang masih ada masa pemeliharaan, gunakan waktu tersebut untuk melakukan pembenahan.  "Ini jelas menandakan pekerjaan yang terburu-buru dioyak-oyak waktu," ungkapnya.

Wali Kota juga meminta kepada Dinas Lingkungan Hidup (DLH) untuk tanggap situasi terhadap lampu penerangan jalan umum (LPJU) banyak yang tidak menyala beberapa waktu ini sehingga beberapa ruas jalan tidak menunjukkan keindahan Kota Salatiga. "LPJU yang tidak menyala dicek jangan dibiarkan tidak menyala sehingga masyarakat mengeluh. Saya juga melihat di lapangan, tolong kepala dinas LH Pak Prasetyo untuk turun ke lapangan cek lampu,” tandas wali kota.

 

Penulis : ern
Editor   : wied