Tebing Terkikis, Akses Jalan Terancam Putus

287

Tebing di Sungai Tramba Kecamatan Kertanegara Purbalingga dipasangi bronjong. Kondisi tebing mulai terkikis akibat luapan air sungai tersebut. (Foto :Joko Santoso)

PURBALINGGA- Curah hujan tinggi dan luapan air yang tak terkendali dari sungai Tambra yang melewati Desa Mergasana Kecamatan Kertanegara, membuat tebing sungai makin terkikis. Kondisi tersebut mengancam putusnya akses jalan raya karena tebing sungai Tambra berada di tepi jalan raya penghubung desa Mergasana – Kertanegara.

“Kalau curah hujan tinggi, aliran sungai Tambra yang juga menampung aliran sungai Wotan debit airnya sampai meluap menghantam tebing jalan raya, saya sampaikan aspirasi warga Desa Mergasana mohon bantuan bronjong dan normalisasi sungai untuk menanggulangi bahaya luapan air sungai yang mengancam putusnya jalan raya,” kata Camat Kertanegara Pratono Aprijadi, Rabu (2/1)/

Pratono mengungkapkan bahwa sungai Kuning di sebelah barat desa Mergasana juga sedang tinggi debit airnya bahkan sampai merusak lahan persawahan milik warga. “Banjir di sungai Kuning membuat sawah warga tergenang air dan ada dua jembatan penghubung desa Mergasana ke desa Kaliori di Kecamatan Karanganyar yang pondasinya telah pecah dan saat ini kondisinya rusak, hanya bisa dilalui kendaraan roda dua,” terang Pratono.

Terkait masalah tersebut  Plt. Bupati Dyah Hayuning Pratiwi (Tiwi)  menginstruksikan pejabat Pemkab Purbalingga terkait, segera melakukan verifikasi kebutuhan di lapangan dan menyiapkan alokasi anggaran di awal tahun 2019 untuk bantuan bronjong untuk memperkuat tebing dan juga normalisasi sungai.

“Mohon kepada pejabat terkait segera ambil langkah nggih? karena ini sangat penting karena saya lihat tadi jarak tebing ke jalan raya hanya tinggal satu meter. Saya minta penanganan yang intensif dan cepat,” katanya.

 

Penulis : Joko Santoso
Editor   : wied