Peringatan Bahaya Gelombang Tinggi Diperpanjang

34

Kapolres Pemalang bersama dengan pihak terkait usai memasang spanduk larangan mandi di laut bagi wisatawan mengingat kondisi gelombang dan cuaca yang sedang tidak dalam kondisi normal. Foto : Probo Wirasto.

SPEMALANG - Peringatan pada masyarakat untuk lebih berhati-hati saat beraktifitas di tepi pantai diperpanjang, hal ini disebabkan hingga saat ini cuaca masih berubah-ubah sehingga berpengaruh pada gelombang laut. Bahkan penyewa ban pelampung untuk mandi dilaut juga tidak diperkenankan.

"Sebaiknya masyarakat yang mengunjungi pantau sementara untuk tidak berenang di laut, mengingat cuaca yang saat ini kondisinya buruk dan bisa membahayakan keselamatan diri sendiri," tegas Kapolres Pemalang, AKBP Nona Pricillia Ohei, rabu (2/1).

Hal tersebut diungkapkan Kapolres Pemalang usai melakukan patroli bersama dengan TNI dari Kodim 0711, dan sejumlah pihak terkait lainnya di sejumlah pantai seperti Pantai Widuri, Pantai Kertosari dan lainnya. Himbauan bahkan tidak hanya disampaikan melalui pengeras suara, akan tetapi juga menggunakan spanduk yang dipasang di berbagai tempat strategis.

Kapolres kembali menjelaskan bahwa tugas pengamanan masyarakat menjadi tanggungjawab bersama, sehingga dibutuhkan sinergitas antar semua pihak untuk melaksanakannya, bahkan termasuk masyarakat itu sendiri untuk tidak melakukan hal-hal yang bisa membahayakan dirinya sendiri.

Mandi

Sementara itu Rizal (35) salah seorang pengunjung Pantai Widuri mengaku bahwa kondisi gelombang laut memang tidak seperti biasanya, bahkan air laut cenderung terlihat keruh dibandingkan biasanya. Dengan kondisi seperti itu ditambah adanya larangan jelas membuatnya mengurunkan niat untuk bermain air laut bersama keluarga.

"Memang jika dibandingkan dengan kondisi Pantai Selatan gelombang di Pantai Utara masih lebih kecil, namun jika itu saja sudah bisa membahayakan maka jelas lebih baik untuk mencegah daripada terjadi sesuatu yang tidak diinginkan," tandasnya.

Sebelumnya pihak Polres pada menjelang Natal sudah mengeluarkan himbauan tentang bahaya gelombang tinggi berdasarkan informasi BMKG, namun demikian pada saat itu prakiraan hanya berlaku beberapa hari, akan tetapi kenyataannya hingga saat ini kondisi gelombang lait belum normal, sehingga peringatan diperpanjang.

 

Penulis : pw
Editor   : wied