Perusakan  Nisan Makam di Magelang Meluas

508

Pemkot Magelang melalui Dinas Lingkungan Hidup memperbaiki nisan makam di TPU Giri Laya yang dirusak oleh orang tidak dikenal. Foto: Widiyas Cahyono

MAGELANG-  Belum terungkap kasus perusakan 12 nisan makam di   Pemakaman Umum Giri Laya Kota Magelang , kini kasus serupa juga terjadi di tempat pemakaman umum (TPU) Kampung Kiringan dan Kampung Malangan, Kelurahan Tidar Utara, Kecamatan Magelang Selatan, Kota Magelang.

“Kami menerima laporan dan informasi bahwa terjadi juga perusakan di TPU Kiringan dan Malangan, Kelurahan Tidar Utara, yang terdiri  atas enam   makam nasrani dan dua makam muslim,” kata Kapolres Magelang Kota, AKBP  Kristanto Yoga Darmawan melalui Kapolsek Magelang Selatan. Kompol Moch Choirul Anwar, Kamis (3/1).

Moch Anwar mengatakan,  sejauh ini pihaknya belum dapat menyimpulkan apa motif pelaku perusakan baik yang terjadi di TPU Giri Laya maupun di TPU yang ada di Kampung Kiringan dan Malangan tersebut.

Menurutnua, pihaknya hingga saat ini  masih melakukan penyelidikan dengan melakukan  olah tempat kejadian perkara, mengumpulkan barang bukti dan menghimpun keterangan sejumlah saksi. Ia berharap , pelaku perusakan tersebut dapat segera tertangkap dan terungkap motifnya, sehingga Kota Magelang yang selama ini dikenal sangat kondusif tetap dapat terpelihara dengan baik.

"Kami mempunyai keinginan yang sama, bahwa pelaku dapat tertangkap dan terungkap motifnya serta tetap terciptanya kondusivitas di Kota Magelang,” katanya.

Ia menambahkan, jumlah makam  di TPU Giri Laya yang diduga dirusak oleh orang tidak dikenal tersebut, semula 11 buah, setelah dilakukan penyelidikan kembali menjadi 12 makam.

“Nisan makam yang dirusak berada di lokasi yang terpencar,” ujarnya

Anwar mengatakan, berbagai upaya dilakukan untuk mengungkap kasus ini, seperti melihat rekaman kamera pengintai yang ada di dekat  pemakaman terbesar di Kota Magelang tersebut.

 Selain itu, ia berharap seluruh pegawai yang ada di lingkungan  TPU Giri Laya baik  mulai dari penggali kubur, tenaga kebersihan dan lainnya untuk bersinergi sehingga potensi perusakan tersebut tidak terulang kembali.

Diperbaiki

Sementara itu, pascaperusakan 12 makam yang ada di Tempat Pemakaman Umum ( TPU) Giri Laya, Kota Magelang,  pemkot  setempat  melalui Dinas Lingkungan Hidup melakukan perbaikan  terhadap  nisan makam yang dirusak oleh orang yang tidak dikenal.
“Perbaikan nisan yang dirusak ini merupakan salah satu hasil kesepakatan bersama dari pertemuan antara Pemkot Magelang , Polres Magelang Kota dengan tokoh masyarakat yang dilakukan di Kantor Badan Kesbang Linmas, Rabu ( 2/1) malam,” kata Penjabat Sekda Kota Magelang, Sumartono .

Sumartono mengatakan, upaya perbaikan kembali nisan makam yang rusak tersebut  akan dilakukan secepatnya yakni dalam kurun waktu kurang dari satu hingga dua hari  ke depan. Yakni, memesan nisan yang akan digunakan untuk mengganti nisan makam yang rusak.

 Menurutnya, Pemkot Magelang juga akan memberitahu kepada pihak keluarga  (ahli waris) dari nisan makam yang diperbaiki tersebut. Sedangkan anggaran  perbaikan tersebut sepenuhnya ditanggung oleh Pemkot Magelang.

Ia menambahkan, perbaikan kembali makam yang dirusak juga akan dilakukan oleh Pemkot Magelang terhadap delapan makam yang ada di TPU Kampung Kiringan dan Kampung Malangan.

 Ia menambahkan,  untuk mengantisipasi  peristiwa tersebut terulang, Pemkot Magelang juga  akan menambah jumlah titik lampu penerangan di kompleks pemakaman umum yang mempunyai luas sekitar 16,8  hektar ini.

“Nantinya akan kami pasang sejumlah titik lampu penerangan  tidak hanya di sepanjang jalan masuk ke kompleks pemakaman ini saja, melainkan juga di  masing-masing blok yang ada dengan menggunakan  lampu penerangan jalan bertenaga surya,” kata mantan Asisten II Sekda bidang Ekonomi, Pembangunan dan Kesra ini.

 

Penulis : widias
Editor   : wied