Dana Kampanye Nasdem, Hanura, PKPI Rp 0; PKS Terbesar

180

MUNGKID- Tercatat, 16 partai politik (parpol) peserta Pemilu 2019 di Kabupaten Magelang telah menyerahkan Laporan Penerimaan Sumbangan Dana Kampanye (LPSDK) ke Komisi Pemilihan Umum (KPU), Rabu (2/1) lalu. Begitu halnya tim kampanye dua pasangan calon (paslon) presiden dan wakil presiden, tingkat kabupaten.

Ketua KPU setempat, Afiffuddin mengatakan, berdasarkan hasil rekapitulasi yang dilakukan diketahui, dana kampanye paling besar menjadi milik Partai Keadilan Sejahtera (PKS) sebanyak Rp 265.394.950. "Sedang yang terkecil adalah dana kampanye Nasdem, Hanura, dan PKPI, masing-masing nol rupiah," katanya, Kamis (3/1).

Pada urutan berikutnya, PDI Perjuangan Rp180.218.450; PKB Rp 140.208.000; PPP Rp122.675.000; Partai Demokrat Rp110.295.850; Partai Golkar Rp 85.295.500; Partai Perindo Rp 82.874.500.

Kemudian PAN Rp 43.152.801; PBB Rp13.300.000; Partai Berkarya Rp 11.820.800; Partai Gerindra Rp 3.663.500; PSI Rp 2.175.000; dan Partai Garuda Rp 290.000.

Untuk modal kampanye Tim Kampanye Paslon Presiden dan wakil Presiden nomor urut 1 Rp 1.000.000, sedang Tim Kampanye Paslon Presiden dan Wakil Presiden nomor urut 2 nol rupiah.

Afiffuddin mengatakan, tak ada sanksi bagi parpol yang tidak menyerahkan LPSDK. Tetapi menjadi catatan khusus tentang kepatuhan pada aturan main. Terkait itu, KPU  harus melakukan klarifikasi yang dituangkan dalam berita acara yang kemudian diumumkan oleh KPU agar diketahui publik.

Dia pun mengingatkan adanya sanksi diskualifikasi bila ada parpol yang mengabaikan kewajiban menyerahkan Laporan Penerimaan dan Pengeluaran Dana Kampanye (LPPDK). LPPDK akan diaudit oleh akuntan publik setelah pemungutan suara kelak.

Penulis : tbh
Editor   : wied