Bosan Nunggu SIM Jadi, Sambil Baca Buku Dong....

68

Warga yang datang ke kantor Satlantas Polres Purbalingga membaca buku yang disediakan Becak Pustaka. Mereka membaca buku sambil  menunggu proses pembuatan SIM selesai. (Foto :Joko Santoso)

PURBALINGGA - Pemandangan unik terlihat di Satlantas Polres Purbalingga.  Di halaman kantor tersebut  terdapat becak yang penuh dengan buku-buku.  Kendaraan tersebut diberi nama “Becak Pustaka”. “Kami sengaja meletakkannya di sini agar orang bisa singgah dan membaca buku,” kata Kasatlantas AKP Sukarwan, Kamis (3/1).

Becak pustaka berisi puluhan buku berbagai tema. Mulai buk agama, buku pendidikan, cerita anak-anak hingga pengetahuan umum.  Pengunjung yang merupakan masyarakat pemohon SIM maupun pemohon pelayanan lain serta para pengantar pemohon, tampak berkerumun di sekitar becak pustaka. Sambil menunggu proses pelayanan yang diberikan, mereka tampak asyik membaca buku yang disediakan di becak pustaka tersebut.

Sukarwan menyampaikan bahwa becak pustaka ini biasanya berada di kampung tertib lalu lintas Perumahan Griya Abdi Kencana Purbalingga. Namun mulai hari itu dipindahkan ke kompleks kantor Satlantas. Becak pustaka ditempatkan di depan kantor Unit Dikyasa sebagai langkah untuk memberikan edukasi dan informasi serta pengetahuan kepada masyarakat. Bagi masyarakat yang menunggu proses pelayanan maupun saat mengantar, bisa membaca buku yang disediakan di becak pustaka.

"Tujuan penempatan becak pustaka ini agar masyarakat tidak jenuh saat menunggu proses pelayanan di Satlantas. Selain itu untuk meningkatkan minat membaca yang bermanfaat untuk menambah pengetahuan," ucapnya.

Pada becak pustaka juga  disediakan buku berisi informasi tentang tertib berlalu lintas, petunjuk pembuatan dan penerbitan SIM, STNK dan BPKB. Selain itu disediakan buku untuk anak-anak, buku tentang keagamaan, sejarah dan pengetahuan umum.

Virgiawan warga Kecamatan Bukateja salah satu pengunjung Becak Pustaka menyampaikan bahwa becak pustaka cukup menarik. Sebelumnya saat dirinya berkunjung ke Satlantas untuk pembuatan SIM belum ada. Namun sekarang saat menunggu istri membut SIM, sudah ada Becak Pustaka yang berisi sejumlah buku bacaan.

"Becak Pustaka sangat bermanfaat untuk menambah informasi dan pengetahuan. Selain itu jadi tidak bosan saat menunggu pelayanan di Satlantas dengan membaca buku," ucapnya.

Pengunjung lain bernama Rita warga Kecamatan Padamara mengungkapkan hal yang sama. Adanya Becak Pustaka ini sangat bagus karena sudah jarang adanya perpustakaan keliling. Namun di Satlantas ada becak yang isinya buku-buku pengetahuan dan bisa dibaca sambil menunggu pelayanan.

 

 

Penulis : Joko Santoso
Editor   : wied