Realisasi  perolehan Bulan Dana PMI Lampaui Target


 Ketua Panitia Bulan Dana PMI Kota Magelang 2018, AKBP Kristanto Yoga Darmawan secara simbolis menyerahkan hasil penggalangan Bulan Dana PMI kepada Walikota Magelang Sigit Widyonindito. Foto: Widiyas Cahyono 

MAGELANG – Realisasi  perolehan Bulan Dana PMI tahun 2018 di Kota Magelang mampu mencapai Rp 272.245.500 atau 109 persen dari target sebanyak Rp 250 juta.

“Penggalangan dana ini dilakukan berdasarkan pada surat keputusan Wali Kota Magelang tertanggal 13 Agustus 2018. Sedangkan pelaksanaannya dilakukan selama empat bulan mulai  1 September sampai 31 Desember 2018 kemarin,” kata Ketua Ketua Panitia Bulan Dana PMI 2018, AKBP Kristanto Yoga Darmawan pada acara serah terima hasil Bulan Dana PMI 2018Kota Magelang  di Pendopo Pengabdian, kompleks rumah dinas Wali Kota Magelang, Jumat ( 4/1).

Kristanto mengatakan, meskipun dari segi perolehan penggalangan  bulan dana PMI tersebut  bisa  melampaui target  yang ditentukan, tetapi dana yang didapat tersebut  belum mencapai angka maksimal. Namun,  hasil penggalangan danan tersebut  akan mampu membantu segala kegiatan PMI bagi kemanusiaan maupun lainnya.

“Dari hasil penggalangan dana tersebut manfaatkan untuk mebiayai kegiatan sosial kemanusiaan dalam penanganan bencana yang bersifat lokal maupun nasional. Kemudian untuk pembinaan generasi muda palang merah remaja, kegiatan relawan korps sukarela maupun kegiatan pertolongan sesuai ketentuan yang ada,” katanya.

Ia menambahkan,  meskipun penggalangan dana tersebut telah ditutup per 31 Desember 2018 kemarin, tetapi dari panitia  di awal tahun 2019 ini mendapat  tambahan dana yang masuk , yakni sebesar Rp 7,8 juta dan dimasukkan  ke dalam bantuan kemanusiaan.

Sementara itu, Pelaksana tugas Ketua   PMI  Cabang Kota Magelang, H Madiyono mengatakan, dari dana  yang terkumpul sebesar Rp 272.245.500   tersebut, penggunaannya untuk program kemanusiaan  sesuai dengan pola umum pengelolaan PMI Pusat yakni 50 persen. tetapi yang dimanfaatkan untuk program kemanusiaan di Kota Magelang sebesar 76 persen. Sedangkan,  30

persen untuk operasional , PMI Kota Magelang hanya menggunakan  19 persen dan 20 persen untuk kebutuhan lain-lain, PMI Kota  PMI Kota Magelang hanya menggunakan 5 persen saja.

Menurutnya, hasil bulan dana tersebut akan  dimanfaatkan untuk membiayai kegiatan sosial kemanusiaan dalam penanganan bencana bersifat lokal, regional, maupun nasional. Lalu pembinaan generasi muda, PMR, kegiatan sukarelawan, dan pertolongan pertama.

Ia menambahkan , PMI saat ini telah memiliki payung hukum berupa UU No 1 Tahun 2018 tentang Kepalangmerahan. Terkait pendanaan, pada Pasal 30 ayat 1 disebutkan, pendanaan PMI dapat diperoleh dari donasi masyarakat yang tidak mengikat dan sumber dana lain yang sah.

“Selain itu, katanya, pemerintah pusat dan daerah dapat memberikan dukungan dana dari APBN atau APBD. Sehingga,  UU No 1/2018 ini dapat ditindaklanjuti dengan terbitnya peraturan pemerintah, sehingga donatur masyarakat tidak semata-mata jadi tumpuan kegiatan PMI,“ katanya.

 

 

Penulis : widias
Editor   : wied