Guru Swasta dan Madin Peroleh Rp 1 Juta/Bulan


Seorang guru saat menunjukkan slip saldo sebesar Rp 1 juta mereka di rekening Bank Jateng yang berasal dari tunjangan Pemkab. Foto: Ali Bustomi

KUDUS - Pemerintah Kabupaten Kudus, akhirnya menyerahkan tunjangan sebesar Rp 1 juta per bulan  bagi 10.885 guru swasta, serta Madrasah Diniyah. Tunjangan tersebut merupakan realisasi dari janji politik Bupati Kudus HM Tamzil saat kampanye silam.

Penyerahan tunjangan guru swasta secara simbolis dilakukan di Pendopo Kabupaten Kudus, Jumat (4/1). Dalam kesempatan tersebut, dihadirkan pula para guru penerima tunjangan. "Jumlah guru yang seharusnya menerima tunjangan sebanyak 12.000 guru. Akan tetapi, setelah dilakukan verifikasi tercatat hanya 10.885 guru," kata Bupati Kudus Tamzil.

Dikatakan Tamzil, alokasi tunjangan tersebut diakuinya masih belum mengakomodir seluruh guru yang ada. Namun demikian, Tamzil memastikan akan kembali mangalokasikan anggaran di APBD Perubahan 2019 mendatang.

Ia mengingatkan guru yang belum melengkapi persyaratan administrasi untuk segera melengkapinya agar bisa segera diproses oleh pihak perbankan yang menjadi mitra pemerintah dalam penyaluran tunjangan guru swasta tersebut. "Kami memang berkeinginan untuk meningkatkan kualitas tenaga pendidik di Kabupaten Kudus karena sangat penting untuk mewujudkan pendidikan yang berkualitas," ujarnya.

Sementara itu, Asisten Ekonomi Pembangunan dan Kesra Setda Kudus Ali Rifa'i menambahkan dari 10.885 orang yang mendapatkan tunjangan, meliputi guru madrasah diniyah, guru TPQ, guru swasta, dan diakonia dalam bentuk nontunai.

Adapun rinciannya, untuk guru swasta sebanyak 2.148 orang, tenaga honorer sebanyak 3.391 orang, guru TPQ sebanyak 3.047 orang, guru madrasah diniyah 2.148 orang dan dikonia sebanyak 62 orang. Distribusi tunjangan, kata dia, dikoordinasi oleh Bank Jateng Cabang Kudus selaku mitra Pemkab Kudus.

Hariyanti guru TPQ Darul Furqon Jekulo mengaku bersyukur mendapatkan tunjangan sebesar Rp1 juta dari Pemkab Kudus. Selama ini, dia mengaku, hanya mendapatkan honor dari pengelola TPQ Darul Furqon sebesar Rp100 ribu per bulan. "Mudah-mudahan tunjangan tersebut tidak mengubah niat awalnya menjadi guru TPQ," ujarnya.

 

 

 

 

Penulis : ali boestomi
Editor   : wied