Akses ke TPA Sampah Segera Diperbaiki


PEMALANG - Akses jalan menuju tempat pembuangan akhir (TPA) sampah Kabupaten Pemalang di Dukuh Pesalakan Desa Desa Pegongsoran mengalami kerusakan di sejumlah titik, padahal setiap harinya puluhan kendaraan truk pengangkut sampah hilir mudik menggunakannya. Untuk mengatasi hal itu menurut Dinas Lingkungan Hidup berencana melakukan perbaikan.

Kepala  Dinas Lingkungan Hidup melalui Kepala Bidang Pengendalian dan Konservasi Dinas Lingkungan Hidup Pemalang, Rahardjo, Senin (7/1), membenarkan bahwa pihaknya sebenarnya sudah merencanakan untuk melakukan pemeliharaan terhadap akses jalan menuju TPA sepanjang kurang lebih 700 meter dan lebar 6 meter yang akan dilakukan pada tahun ini.

"Secara kebetulan ada usulan dari masyarakat yang menginginkan agar jalan tersebut yang juga merupakan akses menuju tempat mereka diperbaiki, sehingga klop dengan apa yang sudah direncanakan," jelasnya.

Produksi

Mengenai anggaran menurut Rahardjo, karena ini hanya bersifat darurat yakni pemeliharaan saja maka pagu yang dipasang adalah Rp 200 Juta. Namun pihaknya sampai saat ini masih melakukan koordinasi dengan Bagian Hukum dan Dinas Pekerjaan Umum untuk mengetahui status jalan tersebut apakah milik kabupaten ataukah milik desa. Sehingga jika sudah jelas maka akan memudahkan penanganannya.

Soal produksi sampah di Kabupaten Pemalang sendiri, menurutnya setiap hari setidaknya mencapai 650 ribu kilogram dari seluruh wilayah, namun memang belum seluruhnya tertangani. Untuk itulah kemudian disusun strategi pengelolaan sampah rumah tangga dan sejenis untuk peningkatan kinerja pengelolaan dan pengurangan jumlah sampah.

"Dari luas wilayah kabupaten yang mencapai 14 kecamatan dan 222 desa/kelurahan beberapa daerah yang belum tercover contohnya Watukumpul, Bodeh, Ulujami dan hanya pada spot-spot tertentu. Disisi lain hingga saat ini hanya ada satu TPA yakni di Pesalakan, sehingga diharapkan ke depan dapat ditambah satu lagi,"pungkasnya.

Penulis : pw
Editor   : wied