Alap-alap Motor Dibekuk

113

Alap-alap curansmor, Kristiawan, memperagakan cara mencuri motor dengan kunci T dihadapan Kapolres Blora AKBP Antonius Anang Tri Kuswindarto SIK, SH. Foto : Wahono

BLORA –  Kepolisian Resor (Polres) Blora, kembali mencokok alap-alap sepeda motor berbekal kunci leter T di 18 tempat dengan sasaran tempat keramaian umum, perumahan, dan pertokoan. Kedua tersangka curanmor, berikut  barang bukti (BB) sepeda motor berbagai  jenis dan merk, kini diamankan di Mapolres Blora untuk penyidikan dan pengembangan lebih lanjut. “Tersangka pelaku curanmor sudah kami amankan, juga BB-nya,” beber Kapolres Blora AKBP Antonius Anang Tri Kuswindarto, Senin (7/1).

Penangkapan dua pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor), selain dari laporan korban, juga hasil pengembangan jajarannya dari kasus dan pelaku lama (terdahulu). Kapolres membeber penangkapan alap-alap motor saat jumpa pers didampingi Kasat Reskrim AKP Herry D. Utomo, Wakapolres Kompol Samdani, Kabagops Kompol Zuwono dan Kasubag Humas Iptu Eko Septi.

Kedua pelaku, Kristiawan (37), warga Desa Batokan, Kecamatan Kasiman, Bojonegoro, dan Kuswanto (31), warga Pojokwatu, Kecamatan Sambong, Blora. “Tersangka Kristiawan kami tangap saat nge-room di salah satu kafe-Karaoke kawasan Berok, Kota Lama, Semarang,” tambahnya.

BB yang berhasil diamankan, jelasnya, baru empat unit ranmor, lainnya masih dalam pencarian. Warga yang merasa kehilangan motor, bisa mengambil secara gratis ke Mapolres, dengan membawa dokumen ranmor.

Jual Online

Kedua alap-alap motor menyatakan siap membantu penyidik untuk menemukan BB lain yang dicurinya di 18 TKP, semuanya berada di wilayah hukum Polres Blora. Tersangka menjual motor hasil curian rata-rata Rp 3 juta perunit, bahkan ada bebera BB yang dijual secara online, sehingga tidak pelaku tidak tahu alamat pembelinya, jelas  AKBP Antonius Anang.

“Masih kami kembangkan, terangka melanggar pasal 363 KUHP ancaman hukuman paling lama sembilan tahun,” tandasnya.

Seperti diberitakan Jumat (21/12/2019), tim Resmob Polres Blora, mencokok residivis curanmor dengan 33 unit BB motor dan dua mobil.

Modusnya, pelaku menyasar kendaraan bermotor di rumah korban, pertokoan, tempat hiburan, dan satu lagi tersangka pelaku masih buron.

Enam tersangka pelaku dan penadah hasil curanmor, Slamet Haryanto (45) warga Karangboyo, Cepu. Sunanto (37), warga Grabag, Purworejo. Suwoto (32), warga Sonorejo, Blora, mereka telah beraksi di 50 lokasi.

Pelaku lainnya, Kristiawan (37), warga Batokan, Bojonegoro. Sutikno (41), warga Jiken, Blora. Satu orang tersangka ditahan di luar Blora, dan satu lagi masih dalam pencarian (buron), jelas Kapolres Blora. Para pelaku beraksi lintas provinsi dan lintas kabupaten. Namun sebelum beraksi lebih masif, mereka dicokok tim Reserse Mobil (Resmob) Blora, tutupnya.

 

Penulis : wah
Editor   : wied