SRAGEN – Gimanto (30), warga Dukuh Gondangtani, Desa Gondang, Kecamatan Gondang, Sragen, nekad mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri, Selasa (12/9). Korban diduga tak kuat menahan sakit yang dideritanya, selama bertahun-tahun tak kunjung sembuh.
“Korban ditemukan keluarganya menggantung di blandar ruang dapur rumahnya, dengan menggunakan kain setagen,” kata Kasubag Humas Polres Sragen AKP Saptiwi kepada wartawan, Selasa (12/9). Korban yang kesehariannya bekerja sebagai tukang batu itu, ditemukan menggantung, sekitar pukul 04.00 WIB . Kejadian tersebut kemudian dilaporkan ke Kepala Desa Gondang, Eka Wijayanto dan laporan diteruskan ke Polsek Gondang, untuk ditindaklanjuti.
Dari keterangan Suliyem, ibu korban yang disampaikan kepada petugas Polsek Gondang, selama setahun terakhir ini, dia selalu mengeluh tentang penyakit saluran kencing yang dideritanya, tak kunjung sembuh, meski sudah berobat ke mana-mana. Gimanto juga pernah menjalani perawatan di rumah sakit, akibat penyakit yang dideritanya itu.
Petugas Inafis Polres Sragen dan tim medis Puskesmas Gondang yang datang ke lokasi kejadian, melakukan olah TKP, untuk mengetahui penyebab kematian korban. “Saat dilakukan pemeriksaan, tubuh korban tak ada-tanda kekerasan, almarhum Gimanto dinyatakan oleh tim medis, meninggal akibat gantung diri. Hal ini dikuatkan dengan jeratan tali yang mengikat di leher korban,” terang AKP Saptiwi, mewakili Kapolres Sragen, AKBP Arif Budiman.
Penulis : sw
Editor :