Keracunan Es Degan, Siswa SD Dilarikan ke RSUD

126

Sejumlah murid SD Negeri I Tahunan, Jepara, harus dirawat di RSUD Kartini Jepara. Mereka diduga keracunan es degan, yang dijual di depan sekolah mereka, pada Selasa (8/1). Foto : Budi Santoso.

JEPARA- Diduga keracunan, sejumlah siswa SD Negeri  1 Tahunan, Jepara harus dilarikan ke RSUD Kartini Jepara. Mereka mengalami mual dan pusing setelah mengkonsumsi es degan (kelapa muda). Kejadian ini berlangsung sekitar jam 11.00 WIB, Selasa (8/1). Pihak aparat keamanan masih terus mendalami apa penyebab kejadian ini.

 

Kapolsek Tahunan, AKP Sutawa menyatakan, dari kejadian ini ada 5 orang siswa SD Negeri 1 Tahunan harus mendapatkan perawatan di RSUD Kartini Jepara. Mereka adalah Nunetta (10),

Rahma aulia nazilla (10), Adella Azzahra (11), Aida Alfina (11) dan  Ellena Dwi Anggita Azzahwa (9). Mereka mengalami sakit perut (mual) dan pusing kepala, pada jam pelajaran usai istirahat pertama.

 

Menurut AKP Sutawa, pihaknya sudah meminta keterangan dari sejumlah saksi di lokasi kejadian. Dari keterangan para saksi, pada jam istirahat sekolah tersiar kabar ada diantara para murid ada ada jajanan es degan (kelapa muda) disediakan secara gratis di depan sekolah mereka. Penjual es degan yang biasa mangkal di depan sekolah saat itu diketahui sedang diborong oleh tiga orang (2 perempuan dan 1 lak-laki). Mereka diduga mengendarai mobil Toyota Fortuner berwarna putih , yang diparkir di sebelah penjual es.

 

“Murid-murid ada yang langsung meminum di tempat ada juga yang dibawa ke kelas. Setelah istirahat selesai dan pelajaran di mulai, barulah ada beberapa murid yang mengalami masalah pada perutnya,” ujar AKP Sutawa, Selasa (8/1).

 

Dari saksi lain juga didapatkan keterangan, satu dari tiga orang yang memborong es degan tersebut menaburi ember berisi degan dengan serbuk putih. Satu orang lain dari mereka merekam kejadian ini dengan menggunakan kamera handphone. Keterangan-keterangan ini menurut Sutawa, masih akan terus ditindak lanjuti. Pihaknya juga masih akan meminta keterangan kepada sejumlah pihak yang diduga terkait pada peristiwa ini.

 

“Para korban yg masih di rawat di RSUD Kartini mengalami sakit mual, pusing dan sesak nafas.

Sedangkan penjual es degan, merupakan pedagang yg biasa mangkal di tempat tersebut, namun tidak diketahui identitasnya,” tambah AKP Sutawa.

 

Sementara itu secara terpisah Kasat Narkoba Polres Jepara, AKP Hendro Asriyanto menyatakan pihaknya belum bisa memastikan apa yang ditaburkan di dalam es degan tersebut. Pihaknya sejauh ini hanya mengetahui hal itu dari keterangan saksi. Apakah yang ditaburkan tersebut merupakan narkoba atau bahan psikotropika, pihaknya belum bisa memastikan. Sisa es degan yang diduga menjadi penyebab kejadian ini juga masih akan diperiksa di Laborat.

 

“Kalau sabu-sabu, kecil kemungkinan terjadi. Harganya terlalu mahal untuk sekedar ditaburkan di dalam minuman itu. Perlu pendalaman mengenai hal ini. Pastinya kasus ini akan ditindaklanjuti,” imbuhnya.

Penulis : budi erje
Editor   : jks