Bupati Keluarkan Sumpah Terakhir

  • Dituduh Kondisikan Pilkades, Bupati Keluarkan Sumpah Terakhir
106

Pelantikan 45 kepala desa tahap 2 hasil pilkades dengan e-voting. Foto : Probo Wirasto.

PEMALANG - Bupati Pemalang, H Junaedi, dengan tegas mengeluarkan sumpah terakhirnya sebagai seorang muslim, hal tersebut terkait adanya pihak-pihak tertentu yang menuduhnya mengondisikan pelaksanaan pemilihan kepala desa. Hal tersebut ia sampaikan pada saat pelantikan tahap kedua hasil pilkades e-voting terhadap 45 kepala desa terpilih, di pendapa kabupaten, Rabu (9/1).

Menurut bupati dirinya sudah mendengar adanya kepala desa yang tidak terpilih dan pihak-pihak yang melaporkannya pada Presiden dan berbagai kementrian, bahwa dirinya telah menerima uang antara Rp. 50 juta - Rp 200 Juta/orang untuk mengondisikan pemilihan kepala desa bagi kemenangan seseorang. Padahal tuduhan tersebut sangat tidak benar. "Saya bersumpah sampai hari ini dari siapapun apalagi calon kepala desa, disaksikan semua hadirin kalau yang dilantik pernah memberikan uang besarnya Rp. 1000 saja baik saudara, keluarga maka saya sebagai orang Islam mati kafir. Ini merupakan sumpah terakhir yang tidak hanya di dunia tetapi sampai akhirat," tandas Bupati Pemalang.

Pertaruhan
Bupati melanjutkan, bahwa sumpah yang ia ucapkan merupakan sumpah terakhir dari seorang muslim yang mempertaruhkan keimanannya. Karena ia pun sudah mendengar sendiri rekaman orang Pemalang yang mengadukannya pada sekretariat Presiden karena saudaranya ada yang tidak jadi, padahal tidak ada niat sedikitpun ke arah itu, soal doa mendoakan sesama muslim dan sesama warga bangsa itu adalah hal yang wajar.

Selain itu ia mengatakan telah memanggil paguyuban kepala desa kabupaten Pemalang (Simongklang), apakah ada pejabat di lingkungan Pemkab yang mengatasnamakan bupati mendatangi calon-calon kepala desa sebelum pelantikan? kalau sampai ada dan belum selesai maka kepala desa tidak akan dilantik.  Namun menurut Ketua Simongklang, Imam Wibowo, tidak ada kejadian seperti itu sehingga pelantikan 45 kepala desa gelombang dua dilaksanakan semua. Dan ternyata itu hanya sebuah isu saja.

 
"Bahkan hari ini Ketua Simongklang sedang dikonfirmasi langsung secara pribadi di Polda Jateng, ini sampaikan secara terbuka tidak ditutup-tutupi biar semua tahu,"tambah Bupati.

 

Penulis : pw
Editor   : wied