Antisipasi Serangan Wereng, TNI Terjun Ke Sawah

69

Anggota TNI bersama petani melakukan penyemprotan massal insektisida di area sawah di Desa Watugajah, Kecamatan Kesesi, untuk mencegah meluasnya serangan hama wereng, kemarin. Foto: Hadi Waluyo.

KAJEN - Untuk menekan serangan hama wereng agar tidak kian menyebar, prajurit TNI di Kodim 0710 Pekalongan ikut diterjunkan ke area persawahan untuk melakukan penyemprotan massal bersama para petani.

Anggota Babinsa dari Koramil 05/Kesesi bersama Dinas Pertanian Kabupaten Pekalongan, PPL Kesesi dan Kelompok Tani Sido Mukti melakukan penyemprotan massal sebagai pencegahan hama wereng dan penyakit tanaman padi lainnya di area persawahan di Desa Watugajah, Kecamatan Kesesi, Kamis (10/1. Penyemprotan massal dilakukan guna mencegah berkembangnya hama wereng dan penyakit lainya pada tanaman padi yang disinyalir sedang menyerang area persawahan di desa itu.

Danramil 05/Kesesi Kapten Inf Parman, di sela-sela penyemprotan, mengatakan, penyemprotan dilakukan secara massal agar hama wereng dan hama penyakit yang menyerang tanaman padi tidak berkembang, karena apabila hama tersebut tidak segera diatasi bisa mengakibatkan gagal panen. “Penyemprotan memang harus dilakukan secara massal agar hama wereng dan penyakit lainnya pada tanaman padi tidak cepat berkembang, karena apabila tidak dilakukan secara massal, maka hama dan penyakit tersebut akan hanya berpindah tempat dan bisa menyerang tanaman padi lainnya sehingga petani bisa gagal panen,” ujarnya.

Sedangkan, untuk penyemprotan sendiri dilakukan pada waktu pagi hari, dan memilih waktu yang tepat guna menghindari cuaca hujan, agar hasilnya lebih maksimal. "Kami melakukan penyemprotan insektisida ini di waktu pagi dan kondisi cuaca cerah, sebab bila dilakukan saat mendung atau pun hujan, kami khawatir insektisida tersebut akan larut oleh air hujan dan hasilnya tidak maksimal terhadap hama wereng," tandasnya.

 

Penulis : haw
Editor   : wied