Koordinasi dan Sinergitas Antarinstansi Minimalisasi Dampak Bencana

76

Bupati HM Natsir didampingi Komandan Apel Kesiapsiagaan Bencana Demak 2019 AKP Macmudi, saat mengecek kesiapan personel gabungan penanggulangan bencana pada apel akbar yang digelar Polres Demak di Pantai Morosari Sayung. Foto : sari jati

DEMAK - Bencana yang datang tak terduga memang tak pernah dikehendaki. Namun dengan adanya koordinasi, sinergitas dan kesiapsiagaan memghadapi bencana, dapat meminimalkan dampak terburuk yang ditimbulkan.

Pada Apel Kesiapsiagaan Bencana 2019 yang digelar di Pantai Morosari Sayung, Kapolres AKBP Arief Bachtiar menyampaikan, Kabupaten Demak yang termasuk daerah rawan bencana, utamanya banjir, menjadikan semua pihak atau stake holders penanggangan bencana senantiasa siaga dan sigap. Utamanya terkait evakuasi korban bencana.

"Meski tugas utama penjaga kemanan dan kondusifitas wilayah, namun Polri juga memiliki tanggungjawab sosial mendukung program pemerintah, termasuk di dalamnya kaitannya tanggap darurat penanggulangan bencana. Maka itu koordinasi dan sinergitas kami jalin intansif utamanya instansi atau tim penanggulangan bencana seperti BPBD, PMI, Dinsos, Dinkes juga Kodim," ujarnya, Kamis (10/1).

Selain menyiapkan personel yang rutin menggelar latihan  atau simulasi penanganan bencana berkerja sama BPBD,  Polres Demak juga telah menyiapkan peralatan pendukung seperti perahu karet. Di samping menjalin komunikasi dengan pihak swasta, kaitannya dukungan bantuan logistik lewat program CSR bilamana situasi mendesak atau darurat.

Di sisi lain, Bupati HM Natsir yang hadir memimpin langsung apel didampingi dua pìmpinan DPRD Demak serta Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Demak HM Agus Nugroho LP menambahkan, kesiapsiagaan bencana itu sangat penting dilaksanakan untuk membentuk koordinasi bersama seluruh unsur yang terkait dengan kebencanaan. ”BPBD sebagai koordinator penangganan bencana duharapkan dapat menjembatani seluruh unsur terkait, termasuk pemerintahan desa dan kecamatan.

Bupati berharap antara pemerintah dan masyarakat dapat terjalin sinergitas dalam upaya penanggulangan bencana. “Kepada seluruh peserta apel, mari berperan aktif dalam kebersihan lingkungan. Jadilah inisiator di lingkungan masing-masing. Bencana memang tidak bisa dihindari. Namun dengan antisipasi dan kesiapsiagaan dapat meminimalkan dampak terburuk termasuk jatuhnya korban,” tandas bupati.

 

Penulis : ssj
Editor   : wied