Jalan Desa Pendowo Mirip Kubangan

126

Akibat kondisi jalan yang rusak ketika hujan berubah menjadi kubangan yang membahayakan, sehingga pengguna jalan harus ekstra hati-hati khususnya roda dua. Foto : Probo Wirasto.

PEMALANG - Warga Desa Pendowo Kecamatan Bodeh mengeluhkan kondisi sebagian jalan di tempat mereka yang mengalami kerusakan parah, bahkan jalan yang terletak tidak jauh dari pertigaan menuju Kelangdepok tersebut tak ubahnya kubangan jika hujan. Sehingga mau tak mau pengguna jalan khususnya roda dua harus ekstra hati-hati jika tak mau terjerembab.

Sekretaris Daerah Kabupaten Pemalang, Budhi Rahardjo, Kamis (10/1) dimintai tanggapan mengenai kondisi jalan di Pendowo menyatakan sudah mengetahuinya bahwa pemerintah daerah juga sudah mendapatkan laporan. Namun saat ini masih dikaji bagaimana status jalan yang secara tidak langsung terdampak pembangunan tol tersebut.

Apakah jalan tersebut masuk dalam yang sudah diperjanjikan dengan pelaksana jalan tol atau bukan, akan tetapi yang pasti memang tidak dipungkiri hal tersebut imbas dari pembangunan. Soal penanganan apakah menjadi tanggungjawab pelaksana tol PT Waskita ataukah PT SMJ, seharusnya tidak menjadi persoalan karena bisa ditarik ke tingkat yang lebih atas untuk menentukan.

"Akan tetapi kalau sangat mendesak maka tidak menutup kemungkinan pemerintah daerah yang akan melakukan penanganan namun sebatas pemeliharaan saja,"tandasnya.

Dibicarakan

Sementara itu Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Supriantopo, senada juga mengatakan hal yang sama soal siapa yang berkewajiban melakukan perbaikan di Jalan Pendowo. Menurutnya hal tersebut masih dibicarakan di Pekalongan oleh PT Pemalang Batang Toll Road, untuk menentukan apakah PT SMJ ataukah lainnya. "Tapi memang benar jika darurat maka pemerintah daerah akan turun tangan melakukan perbaikan sementara,"jelasnya.

Sebelumnya sejumlah warga Desa Pendowo yang kesal karena jalan mereka rusak juga pernah menuntut adanya perbaikan, bahkan mereka menanam pohon di tengah jalan sebagai penanda. Aksi tersebut mereka lakukan karena sudah berulangkali menyampaikan, akan tetapi belum pernah ada realisasi perbaikan, saat menyampaikan ke pihak desa diperoleh jawaban perbaikan akan dilakukan setelah proyek tol selesai, akan tetapi kenyataannya hingga saat ini jalan masih rusak.

 

 

Penulis : pw
Editor   : wied