Sempat Duel Dengan Polisi, Residivis Narkoba Dibekuk

  • Edarkan Sabu Sabu
788

Residivis narkoba berinisial G yang mengedarkan sabu sabu dibekuk petugas Polres Jepara. (Foto :Budi Santoso)

 

JEPARA- Seorang terduga pengedar narkoba berinisial G  berhasil ditangkap Satreskrim Polres Jepara. Penangkapan tersebut terjadi di Jalan Jepara-Bangsri, tepat di depan RSI Sultan Haldirin, Jepara, Sabtu (19/1), sekitar jam 15.00 WIB. Penangkapan tersebut diwarnai perkelahian antara pelaku dan petugas Polisi.

Keterangan yang berhasil dihimpun Wawasan. CO menyebutkan, penangkapan pelaku sempat menimbulkan kegaduhan di pinggir jalan raya tersebut. Pelaku bahkan sempat meneriaki petugas Polisi sebagai perampok hingga membuat sejumlah warga akan melakukan tindakan. Namun setelah petugas mengidentifikasi diri sebagai petugas hukum, akhirnya warga memahami situasinya. Pelaku akhirnya bisa dibekuk, meski beberapa  petugas sempat bergumul dengannya di trotoar jalan.

Selanjutnya pelaku dibawa ke rumahnya di Desa Kuwasen Jepara. Di rumah tersebut Polisi menemukan sejumlah barang bukti tambahan berupa alat penghisap sabu-sabu dalam jumlah banyak. Diduga alat-alat tersebut dibuat sendiri oleh pelaku. 

Sebelumnya para petugas juga sudah menemukan narkotika jenis sabu - sabu dari tangan pelaku. Barang bukti tersebut dikemas dalam plastik kecil. Lainnya disimpan dalam bungkus rokok yang juga berada di dalam saku pelaku.

Kasatnarkoba Polres Jepara, AKP Hendro Asriyanto menyatakan pihaknya masih akan melakukan pengembangan lebih lanjut. Pelaku  merupakan residivis kasus narkoba. Baru sekitar 5 bulan belakangan ini keluar dari penjara dalam kasus yang sama. Untuk kasus yang terakhir ini pihaknya menemukan barang bukti seberat kurang lebih 16 gram jenis sabu-sabu. "Untuk selanjutnya nanti sama pak Kapolres saja. Kami masih akan melakukan penanganan lebih lanjut. Kasus ini akan kami kembangkan," ujarnya.

Pelaku selanjutnya dibawa ke Mapolres Jepara untuk dilakukan penahanan. Polisi masih akan melakukan pendalaman terkait keberadaan sejumlah barang bukti yang ditemukan di rumah pelaku. Rumah tersebut merupakan rumah mertua pelaku. Terhadap kemungkinan keterlibatan istri pelaku, juga masih dilakukan penyelidikan. 

Penulis : budi erje
Editor   : jks