BLORA - Malang benar nasib Supardi (42), warga Desa Tinapan, Kecamatan Todanan, Blora, karena rumah dan isinya ludes jadi abu dilalap di jago merah, Kamis (14/9). Kebakaran terjadi, diduga Nurhayati (38), istri Supardi, tidak mematikan kompor gas saat memasak lontong sayur.
"Kebakaran, diduga akibat api kompor gas yang tidak dimatikan," jelas Kapolres Blora melalui Kapolsek Todanan AKP Sutrisno.
Sunarto (44), warga Tinapan menjelaskan, tetangga dan warga sekitar tempat kejadian kebakaran sudah berusaha memadamkan api dengan air dan sarana seadanya. Juga dampak musim kemarau, dan angin berhembus lumayan kencang, warga kewalahan memadamkan api.
"Api berkobar cepat, dan melalap bangunan rumah beserta harta benda di dalamnya," tambah Sunarto.
Kapolsek Todanan AKP Sutrisno menjelaskan, musibah kebakaran bermula istri korban tidak mematikan kompor gas, dan meninggalkan masakan untuk berjualan di pasar.
Keterangan singkat Nurhayati pada polisi, mengakui meninggalkan masakan lonthong ke pasar, karena pengalaman selama ini, mengukus lonthong besar-besar butuh waktu lama.
“Mungkin dianggap aman, masakan lontong didapur ditinggal pergi ke Pasar Todanan untuk berjualan," jelasnya
Api kompor gas membesar dan meledak menyenburkan api, merembet sangat cepat dan membakar perabotan dapur serta merembet ke dinding jati, dan bangunan rumah lainnya.
Mendapat khabar ada kekabaran, Kapolsek bersama anggota Todanan langsung mendatangi lokasi, membantu warga mengedalikan api.
Membesar
Tapi kobaran api yang terus membesar tidak bisa diatasi dengan peralatan sederhana. Dua unit mobil pemadam kebakaran yang dikerahkan ke lokasi, datang saat api sudah melalap rumah seisinya.
Harta benda seperti sepeda motor Yamaha Vega, dan surat berharga yang ada di dalamnya hangus terbakar. “Tidak ada korban jiwa, namun kerugian akibat peristiwa ini diperkirakan mencapai Rp 250 juta,” kata AKP Sutrisno.
Nurhayati istri Supardi, tidak kuasa menahan tangis saat menyaksikan satu-satunya tempat keluarganya bernaung rata tanah. "Ini kesalahan saya, saya ceroboh, jadi ya saya ikhlaskan," ungkapnya sedih.