Jenazah pembunuh Husni Zakarsih (57) dan Zakiyah Husni (42), Ahmad Zulfifli, dimakamkan di Desa Dagan, Kecamatan Bobotsari, Purbalingga, Jumat (15/9) pagi. (Foto :Ist/Joko Santoso)
PURBALINGGA - Jenazah Ahmad Zulkifli, salah satu pelaku pembunuhan terhadap pasangan suami istri Husni Zakarsih (57) dan Zakiyah Husni (42) warga Jalan Pengairan Nomor 21 RT 11 RW 6 Dusun Kelurahan Bendungan Hilir, Kecamatan Tanah Abang, Jakarta, Jumat (15/9) pagi dimakamkan di Desa Dagan, Kecamatan Bobotsari, Purbalingga.
“Pelaku memang warga asal Desa Dagan. Namun dia bekerja di Jakarta. Jenazahnya dibawa dengan menggunakan mobil ambulan milik Polda Jateng. Selanjutnya dimakamkan di pemakaman dekat rumahnya,” kata Kapolsek Bobotsari AKP Ridju Isdiyanto ketika dikonfirmasi Wawasan.co.
Pemakaman mendapatkan penjagaan dari belasan anggota polisi. Kepala Dusun 5, Desa Dagan, Sukman Ibrahim, menyampaikan Ahmad Zulkifli memang warga asal Dagan Bobotsari. Hanya saja, secara administratif, Zul sudah bersatatus sebagai warga jakarta. Tetapi hampir setiap lebaran pulang ke rumah saudara di Bobotsari. “Dia memang sudah lama meninggalkan kampung halaman. Tidak lama setelah dia lulus SD, merantau ke ibu kota. Beberapa tahun terkahir, diketahui juga aklau tersangka memang bekerja dengan Husni, yang memiliki usaha garmen,” terangnya.
Seperti diketahui Ahmad Zulkifli merupakan satu dari tiga pelaku pembunuhan dan perampokan terhadap pasangan suami istri yang merupakan pengusaha garmen asal Pekalongan. Dua pelaku lain masing-masing E Kuswara dan Sutarto. Korban merupakan mantan bos mereka.
Setelah dibunuh mayat kedua korban dibuang di Sungai Klawing di Desa Plumbungan Kecamatan Bobotsari, Purbalingga, Senin (11/9) dini hari. Ketiga pelaku lalu kabur bersama mobil dan sejumlah harta milik korban. Mereka ditangkap oleh petugas Polda Metro Jaya saat berada di sebuah tempat hiburan di Kabupaten Grobogan, Rabu (13/9). Pelaku Ahmas Zulkifli ditembak polisi karena berusaha melarikan diri. (Joko Santoso)
Penulis : Joko Santoso
Editor : awl