PDAM Terapkan Penghargaan Berbasis Kinerja

488

JALAN - Direktur Utama PDAM Tirta Mulia, Aji Setya Budi, melepas peserta jalan sehat dalam rangkat HUT ke 26. Foto : Probo Wirasto

PEMALANG - Direktur Utama PDAM, Aji Setya Budi, menegaskan bahwa sistem yang sekarang dipakai oleh manajemen adalah tunjangan atau bonus berbasis kinerja. Sehingga apabila target-target yang sudah ditetapkan belum tercapai, maka reward

atau penghargaan yang akan diterima terpaksa ditunda terlebih dahulu. Hal tersebut ia ungkapkan dalam HUT PDAM Tirta Mulia Pemalang Ke 26, Senin (11/2).

Dalam sambutan yang dibacakan usai kegiatan jalan sehat bersama keluarga besar PDAM, serta mitra tersebut Direktur PDAM menyatakan hingga Bulan Maret mendatang masih ada sejumlah pekerjaan rumah yang harus diselesaikan. Pekerjaan tersebut antara lain soal saluran Kebanggan, rehab IKK Pulosari, penataan kantor pusat dan lainnya, dimana semuanya digawangi bidang teknik dan umum.

"Karena itu mari dalam HUT ke 26 kita bekerja keras bersama untuk menyelesaikannya karena masih ada waktu hingga Bulan Maret mendatang,"tandasnya pada segenap keluarga besar PDAM.

Diversifikasi

Selain itu dalam kesempatan yang sama Direktur Utama PDAM juga mengingatkan bahwa masih ada rencana diversifikasi usaha yang sudah direncanakan, yakni dengan membangun pabrik air minum dalam kemasan (AMKD). Hanya saja untuk mewujudkan perlu kerja keras dan kerjasama sama dari semua karyawan yang ada, sebab jika berhasil itu juga nantinya akan dinikmati oleh semuanya.

Namun kembali ia mengingatkan bahwa jangan hanya pandai membangun saja, akan tetapi juga harus bisa untuk mengelola dan memelihara. Sebab percuma saja apabila sudah terbangun, tetapi kemudian tidak bisa merawat. Hal ini termasuk juga untuk rencana pembangunan kantor baru, jangan sampai kemudian kantor lama justru menjadi tidak terawat.

Menambahkan Ketua Badan Pengawas PDAM, Fera Djoko Susanto, bahwa usia 26 merupakan usia yang sudah matang secara kelembagaan sehingga dinamika ada kekurangan dan kelebihan itu wajar untuk menuju target. Dan kelembagaan ini akan disesuai dengan PP 54 dan Undang Undang Kelembagaan Daerah, dimana akan berubah menjadi Perusahaan Umum Daerah, sehingga diharapkan akan menunjang peningkatan kontribusi terhadap pendapatan asli daerah.

Penulis : pw
Editor   : jks