Sinar Mas Serahkan 2.500 Alquran bagi Ponpes dan TPQ di Magelang

525

Letkol (Purn) Tiswandi  didampingi Sekretaris Umum PSMTI Magelang, Edy Sutrisno dan  Managing Director Sinar Mas G Sulistiyanto secara simbolis menyerahkan kitab suci Alquran kepada salah satu perwakilan pondok pesantren di Magelang. Foto: Widiyas Cahyono

MAGELANG- PT Sinar Mas bersama pilar usahanya di bidang pulp dan kertas, Asia Pulp & Paper (APP) melalui Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Magelang mewakafkan kitab suci Alquran kepada sejumlah pondok pesantren dan  tempat pendidikan Al_Quran (TPA) di wilayah Kota dan Kabupaten Magelang.

“Jumlah Alquran yang kami serahkan kepada pondok pesantren dan TPA yang ada di wilayah Kabupaten dan Kota Magelang ini sebanyak 2.500 mushaf  (kitab suci) Alquran,” kata Managing Director  Sinar Mas, G Sulistiyanto pada penyerahakan kitab suci Alquran kepada perwakilan pondok pesantren dan TPQ di Kota Magelang, Senin ( 11/2).

Sulistiyanto mengatakan, penyaluran sebanyak  2.500 kitab Alquran tersebut merupakan bagian dari  Program Wakaf untuk Negeri yang telah berlansung sejak tahun 2008 silam.

Ia menambahkan, sejak tahun 2008 silam program yang didukung Asia Pulp & Paper Sinar Mas tersebut, kitab Alquuran yang telah disalurkan mencapai sekitar 800 ribu mushaf Alquran, 50.000 buku panduan membaca Alquran dan Juz Amma.

“Selain itu, juga telah disalurkan sebanyak 300 set Alquran dengan huruf Braille bagi penyandang tuna netra. Baik melalui mitra maupuun pilar bisnis Sinar Mas yang tersebar di berbagai wilayah,” ujarnya.

Menurutnya, kegiatan tersebut juga sebagai sarana  untuk menjalankan program corporate social responsibility (CSR) dari Sinar Mas.

 Sulistiyanto mengatakan, seluruh Alquran yang diserahkan, dan dicetak di atas kertas Sinar Tech atau yang lebih dikenal dengan Quran Paper (QPP) tersebut, telah memenuhi sertifikat kehalalan yang dikeluarkan oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI).

“Bahan baku  dan proses produksi  kitab suci Al_Quran ini, telah memenuhi kaedah kehalalan. Bahkan, 90 persen produksinya sudah diekspor ke berbagai negara Asia dan Afrika,” imbuhnya.

Ia berharap dengan diserahkannya kitab Alquran kepada pondok pesantren dan TPQ di wilayah Kabupaten dan Kota Magelang tersebut bisa menjadi alat pemersatu bangsa dan mempersatukan semua unsur /suku di masyarakat termasuk dari etnis Tionghoa.

Sementara itu, Sekretaris Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Magelang, Edy Sutrisno mengatakan, bantuan ini wujud kepedulian pada keberagaman di tanah air. Segenap warga keturunan Tionghoa bertekad memiliki peran lebih kuat lagi untuk bangsa Indonesia.

“Keberanian pemberian Alquran ini sangat mulia. Hal ini agar dunia pesantren makin berkembang, maju, dan yang khatam Alquran semakin banyak. Bantuan ini juga wujud tanggung jawab sosial Sinar Mas,” kata Edy Sutrisno.

Ia menambahkan, PSMTI Magelang yang berdiri sejak sekitar 20 tahun lalu, lebih banyak bergerak di bidan sosial dan kemanusiaan di wilayah Magelang.

“Penyaluran bantuan Alquran ini baru pertama kami lakukan dari sebelumnya berkutat pada bantuan sosial, beasiswa, dan lain sebagainya. Kegiatan ini juga untuk memberi contoh bagi perusahaan lain untuk dapat mengeluarkan CSR-nya,” katanya.

 

Penulis : widias
Editor   : wied