SMK Muhamka Deklarasikan Pelajar Anti Perayaan Valentine


Pelajar SMK Muhammadiyah Kajen mendeklarasikan diri anti perayaan valentine, kemarin. Foto: Hadi Waluyo.

KAJEN – Ratusan siswa SMK Muhammadiyah Kajen (Muhamka) melakukan apel guna melaksanakan Deklarasi Pelajar Anti-Valentine di halaman Masjid Raya Al Khuzaemah, Kajen, Kabupaten Pekalongan, Kamis (14/2).

Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan Andriva, menyerukan, agar siswa SMK Muhamka menolak segala bentuk perayaan yang berhubungan dengan hari valentine. “Valentine adalah budaya yang tidak sesuai dengan syariat Islam. Kita hindari. Hari ini kita mendeklarasikan diri sebagai sekolah, sebagai guru, sebagai pelajar yang anti terhadap perayaan hari valentine,” tandasnya.

Menurutnya, dalam pandangan Islam, cinta kasih sayang seutuhnya adalah setiap hari kepada Allah, Rasulullah, dan orang-orang terdekat terutama orang tua.

Sementara itu, Ketua Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) SMK Muhamka, Esfan mengatakan, selain ikrar deklarasi pelajar anti perayaan valentine, siswa SMK Muhamka beserta guru membubuhkan tanda tangan sebagai simbol penolakan terhadap perayaan hari valentine. “Ikrar deklarasi anti perayaan valentine diucapkan oleh seluruh siswa SMK Muhamka, kemudian dilanjutkan dengan penandatanganan baliho deklarasi, serta pembagian stiker,” ujar Esfan.

Esfan menambahkan, IPM SMK Muhamka berkomitmen untuk menjaga budaya nilai-nilai Islam yang telah ditanamkan oleh SMK Muhamka. Melalui kegiatan ini, semoga pelajar SMK Muhamka yang benar-benar islami bisa terwujud.

Siswa jurusan Kimia Analisis Evita, menyampaikan keprihatinannya atas perilaku anak muda khususnya pelajar muslim yang tidak sesuai dengan ajaran Islam. Menurutnya, di era informasi cepat seperti sekarang, pelajar harus pandai menangkal segala pengaruh dari luar yang tidak baik untuk dirinya. "Kegiatan ini sangat menarik dan bermanfaat," katanya.

 

Penulis :
Editor   : wied