FKUB Blora Hentikan Aksi Galang Dana Allepo

74

Ketua FKUB Kabupaten Blora, KH Ishad Shofawi, memperlihatkan selebaran yang dikhawarikan untuk kegiatan-kegiatan negatif. Foto : Wahono.

BLORA – FKUB Kabupaten Blora menarik, dan menghentikan surat edaran terbuka untuk program aksi galang dana Allepo. Penarikan itu dikhawatirkan untuk kegiatan menyimpang. Edaran yang dihentikan oleh Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), dalam bentuk selebaran ditemukan di Masjid Besar Baitunnur, Kota Blora,

“Ditemukan di masjid Besar Baitunnur, dan langsung kami amankan,” jelas Ketua FKUB setempat, KH Ishad Shofawi, Jumat (15/2).

Menurutnya, selebaran itu tidak jelas tujuannya yang dikhawatir disalahgunakan untuk keperluan yang tidak benar, kini selebaran penggalangan donasi langsung disimpan untuk diamankan. Terhadap form edaran tersebut, FKUB sudah melanjutkan temuan itu ke Bupati. Kapolres, dan Kebangpol, tujuannya agar diklarifikasi kebenarannya. “FKUB khawatir saja, jangan-jangan penggalangan dana itu kedok,” katanya.

Ishad menambahkan, di tahun politik saat ini bisa saja form edaran seperti itu ditumpangi isu untuk membantu Islamic State in Iraq and Syria (ISIS), sehingga akan memunculkan keresahan masyarakat.

Diamankan

Ishad menghimbau, masjid-masjid atau tempat ibadah yang ada selebaran seperti itu segera diamankan, dan panitia penggalangan dana segera menyetopnya.  Perlu diketahui, form yang diamankan FKUB Blora bagian atas tertulis Syam adalah standar kebaikan Ummat Islam, aksi galang dana Aleppo, luka mereka-luka kita.

Selebaran tertulis nomor rekening sebuah bank pemerintah dengan tertera nomor telepon atas nama Fatkhur Rokhim untuk keperluan konfirmasi sumbangan. Saat dikonfirmasi, nomor telepon itu dijawab seorang perempuan mengaku bernama Dwi Murniati. Dwi membenarkan edaran donasi tersebut.

Hanya saja, kata Dewi, penggalangan donasi itu untuk perluan positif dan digalang tahun lalu (2018), jadi saat ini kegiatan sudah ditutup. “Kegiatan itu sudah tahun lalu, maaf jika sekarang masih beredar, segera kami klarifikasi ke kawan panitia dulu,” pungkas Dewi Murniati.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Penulis : wah
Editor   : wied