“Urunan Sewunan ”, untuk Parkir Khusus Sepeda di Alun-alun

508

Aktivis pesepeda yang tergabung dalam wadah Magelang Bersepeda ( Mabes) menggagas membuat tempat parkir khusus sepeda dan ditempatkan di sisi timur Alun-alun Kota Magelang. Foto: Widiyas Cahyono

MAGELANG, WAWASANCO - Berawal dari keprihatinan  tidak adanya tempat parkir khusus sepeda di Kota Magelang, sejumlah aktivis pesepeda yang tergabung dalam wadah Magelang Bersepeda (Mabes) menggagas membuat tempat parkir khusus sepeda dan ditempatkan di sisi timur Alun-alun Kota Magelang.

“Di saat masyarakat Kota Magelang dan sekitarnya banyak melakukan aktivitas bersepeda, namun tempat parkir khusus sepeda  tempat –tempat fasilitas umum belum ada. Untuk itu, kami dari Komunitas Magelang Bersepeda memberikan tempat parkir di alun-alun,” kata salah satu aktivis Komunitas Magelang Bersepeda, Agung Herlanto.

Agung mengatakan, untuk membuat dua buah tempat parkir khusus sepeda  tersebut, para pesepeda di Magelang secara sukarela melakukan kegiatan urunan sewu gawe parkiran (iuran seribu rupiah untuk membuat tempat parkir).

Menurutnya, sejumlah goweser ( para pesepeda) yang tergabung dalam Komunitas Magelang Bersepeda tersebut, setiap harinya rela menyisihkan uangnya sebesar Rp 1.000  untuk membuat tempat parkir khusus sepeda yang terbuat dari besi tersebut.  Dari sekitar 200 orang dari komunitas tersebut  terkumpul uang sebesar Rp 200.000 dalam kurun waktu hampir empat bulan, akhirnya dapat diwujudkan dua buah tempat parkir khusus sepeda.

Dua tempat parkir khusus tersebut yang ditempatkan di sisi selatan PKL Kuliner Tuin Van Java, Alun-alun Magelang tersebut merupakan tempat parkir khusus sepeda yang pertama kali di fasilitas umum yang ada di Kota Magelang.

Ia bersama dengan para pesepeda lainnya, masih mempunyai obsesi fasilitas umum lainnya di Kota Magelang juga tersedia tempat parkir khusus itu. Untuk itu, ia berharap Pemerintah Kota Magelang bisa memberikan fasilitas khusus bagi para pesepeda yang ada di Kota Magelang.

Harapan tersebut sangat diperlukan, karena saat ini jumlah pesepeda yang ada di Kota Magelang yang terkenal dengana istilah “Kota Sejuta Bunga” sangat banyak dan mencapai ribuan jumlahnya.

Agung menambahkan, ada fasilitas tempat parkir khusus sepeda di fasilitas umum tersebut, juga untuk mendukung program dari Pemkot Magelang agar kemedol (layak jual) bagi masyarakat banyak. “Saat ini para goweser tidak hanya berasal dari Kota Magelang saja. Melainkan juga dari berbagai daerah yang  mampir untuk sedikit rehat dan jajan di Kota Magelang. Dengan adanya tempat parkir khusus ini, diharapkan para pesepeda dari luar kota lebih betah di Magelang,” ujar Agung yang juga pemilik Koncoku Bike Shop ini.

 Ia mengatakan, kegiatan pembuatan tempat parkir khusus sepeda  tersebut, tidak hanya berhenti untuk yang ditempatkan di Alun-alun Kota Magelang. Namun, dirinya bersama dengan para pesepeda di Kota Magelang  bertekad akan membuat banyak tempat parkir tersebut untuk ditempatkan di sejumlah fasilitas umum dan sekolah  yang ada di Kota Magelang.

Dalam jangka pendek, Komunitas Magelang Bersepeda akan membuat tempat parkir serupa untuk ditempatkan di sejumlah sekolah. Seperti di SMP Negeri 7, SMP Negeri 4 dan lainnya yang ada di Kota Magelang.

“Kegiatan tersebut merupakan sumbangsih dari para pesepeda di Magelang agar, para goweser terutama para siswa sekolah lebih nyaman dan aman sepedanya,” ujarnya.

Dalam catatan Komunitas Magelang Bersepeda, saat  ini sekola dan kantor yang ada yang sudah menyediakan fasilitas tersebut baru ada di SMA Negeri 1 Kota Magelang dan Kantor Perpustakaan, Arsip Daerah Kota Magelang. “Kalau yang ada di fasilitas umum di Alun-alun Kota Magelang  ini, murni sumbangan dari para pesepeda Magelang,” imbuhnya.

Penulis : widias
Editor   : wied