Jembatan Putus Diterjang Banjir, TNI dan Warga Buat Jembatan Bambu

47

Warga Desa Pepedan dibantu anggota Koramil 09/Tonjong mengadakan kerja bhakti membuat jembatan darurat dengan menggunakan bambu paska putusnya jembatan pemghubung antardukuh, Minggu (17/2). Foto. Eko Saputro

BREBES, wawasan.co - Anggota Koramil 09/Tonjong-Kodim 0713/Brebes bersama dengan warga Desa Pepedan, bergerak cepat dan bahu-membahu membangun jembatan darurat dari bambu, Minggu (17/2). Kerja bhakti tersebut dilakukan paska putusnya sebuah jembatan penghubung antar Dukuh Mranggi ke Desa Pepedan, Kecamatan Tonjong, Kabupaten Brebes akibat diterjang arus Sungai Pedes yang meluap pada Sabtu  (16/2) sore.

Akibat putusnya jembatan penghubung antardukuh tersebut, menyebabkan  aktivitas warga jadi terhambat. Bahkan, kendaraan roda dua milik warga di wilayah tersebut tidak dapat melintas. Dampak lainnya,  menyebabkan pula anak-anak yang akan berangkat sekolah yang biasanya memanfaatkan akses jembatan penghubung tersebut menjadi terganggu pula.

Danramil 09/Tonjong Kapten Inf Suwardi melalui Babinsa Desa Pepedan, Pelda Edi Susanto mengatakan, pihaknya sebelumnya telah menerima informasi terkait jembatan penghubung antardukuh di Desa Pepedan putus akibat diterjang banjir.

“Setelah kami cek, ternyata memang benar jembatan yang putus ada di Dukuh Mranggi, Desa Pepedan karena hujan deras mengakibatkan sungai Pedes meluap. Antisipasi awal, kami bersama warga memasang rambu-rambu bambu. Kami juga telah mengimbau agar warga sementara waktu tidak melintasi jembatan tersebut,” paparnya.

Pelda Edi menambahkan, jembatan penghubung antardukuh ini memiliki panjang sekitar 10 meter dan lebar 1 meter . Sedangkan jarak jembatan dengan dasar sungai sekitar 7 meter.

“Hujan deras yang melanda kawasan tersebut membuat air sungai meluap dan mengikis tebing penyangga jembatan penghubung antarDukuh Mranggi ke Desa Pepedan. Sehingga, sebagian besar landasan atau pondasi jembatan ambles dan putus,” lanjutnya.

Sementara, warga di wilayah tersebut terpaksa harus memutar ke jalan yang lebih jauh ketika hendak beraktivitas karena putusnya jembatan. Warga setempat juga berharap agar Pemkab Brebes melalui dinas terkait untuk segera melakukan perbaikan, karena jembatan tersebut merupakan akses penghubung utama warga untuk beraktivitas dan  termasuk jalur ekonomi.

 

Penulis : ero
Editor   : wied