Tanah Bergerak, Tujuh Rumah Warga Rusak

56

Bupati Budhi Sarwono meninjau rumah rusak di Dukuh Kalientok RT 4 RW 6 Kadus II Karangtengah Desa Kebutuhjurang Kecamatan Pagedongan, Banjarnegara. Tujuh rumah warga rusak karena bencana alam tersebut. (Foto :Joko Santoso)

BANJARNEGARA, wawasan.co- Bencana tanah bergerak melanda Dukuh Kalientok  RT 4 RW 6 Kadus II Karangtengah Desa Kebutuhjurang Kecamatan Pagedongan Banjarnegara.  Sebanyak tujuh rumah  yang dihuni 24 warga terdampak dan rusak. “ Tanah bergerak sudah terjadi sejak 6 Februari lalu. Namun sejak dua hari terakhir intensitasnya meninggi. Tiba-tiba rumah  warga kami ada yang retak temboknya, amblas atau merekah teras dan lantainya," kata Jarwo sambil menunjuk ke salah satu rumah. kata Kepala Desa (Kades) Kebutuhjurang, Jarwo, Minggu (17/2).

Sementara itu Bupati Budhi Sarwono  langsung menghubungi Kepala Pelaksana BPBD Banjarnegara, Arif Rachman. Bupati menginstruksikan penanganan segera untuk bencana ini."Saya sudah memberi arahan kepada BPBD untuk segera mencukupi logistik dan berkordinasi dengan Dinas Sosial untuk kepentingan pengungsian atau  relokasi warga," katanya."Saya perintahkan untuk relokasi karena saya sudah melihat lokasi sekeliling permukiman ini. Tadi di bawah juga dekat dengan sungai dan ini bisa memicu pergerakan tanah," terangnya.

Bupati juga mnghimbau penduduk untuk tidak membuat rumah dekat tebing atau di bawah jurang."Tolong bapak bapak terutama orang tua dan calon kepala keluarga yang akan membangun rumah, mbok yao pilihlah lokasi rumah yang aman," himbau Budhi.

Salah seorang warga yang terdampak mengatakan, dirinya sekeluarga sementara mengungsi ke rumah tetangga yang masih aman."Terus terang kami khawatir terutama di musim hujan seperti ini, apalagi hujan seringnya turun malam hari," ungkapnya.

Jumlah rumah di dukuh itu ada 15 dengan 18 KK sementara jumlah jiwa sebanyak 59 orang. Kontur tanah di sekitarnya sebenarnya termasuk tanah liat, sementara kondisi geografisnya banyak terdapat jurang terjal. (ST)


 

Penulis : Joko Santoso
Editor   : edt