Panca Program Tak Sekadar Slogan

164

WONOGIRI, WAWASANCO - Tak terasa, Bupati Wonogiri Joko Sutopo dan Wakilnya Edi Santosa, sudah tiga tahun memimpin Wonogiri. Banyak hal yang sudah dapat dinikmati masyarakat Wonogiri. Hal tersebut menunjukkan bahwa panca program yang menjadi pondasi, tidak hanya slogan semata.

Kabag Humas Pemkab, Haryanto,  Minggu (17/2) menuturkan untuk meningkatkan ekonomi masyarakat, Program peningkatan infrastruktur jalan dan jembatan menjadi program yang utama. Anggaran yang dialokasikan pun tidak main-main,  dalam tiga tahun menjabat telah mengalokasikan Rp 805,218 Milyar, dan telah berhasil meningkatkan kualitas jalan dan jembatan lebih dari 900 km jalan Kabupaten, dan 20 jembatan. Diawali dari 150 km jalan yang telah berkualitas baik, dan ditambah 754 km jalan yang secara bertahap dibangun dengan pola pembangunan Satu Ruas Tuntas.

Peningkatan kualitas pendidikan menjadi program yang kedua, dengan alokasi anggaran  Rp 119,091 Milyar. Dana sebesar itudialokasikan untuk program Pendidikan Gratis, Beasiswa Mahasiswa Berprestasi dan Peningkatan Insentif GTT/ PTT di Kabupaten Wonogiri.  

Peningkatan kualitas kesehatan ditempatkan pada program yang ketiga, dengan menyisihkan anggaran  Rp 293,607 Milyar untuk peningkatan kualitas kesehatan masyarakat dilakukan dengan membangun sarana infrastruktur, program intervensi yang langsung menyasar warga berupa Puskesmas Gratis dan Bangsal Kelas 3 RSUD Gratis, serta penguatan pengetahuan dan kesadaran hidup sehat bagi segenap lapisan masyarakat.

Pada peningkatan kesejahteraan petani, Bupati Joko Sutopo menganggar  Rp 56,584 Milyar sebagai bentuk perhatian kepada sektor pertanian diwujudkan dengan pemberian alat mesin pertanian kepada gapoktan/ kelompok tani, dan membangun sistem yang mendukung dan memudahkan kerja para petani.

Program pembangunan pasar tradisional yang representatif, disediakan dana sebesar Rp 115,102 Milyar untuk membiayai pembangunan pasar tradisional demi menggerakkan sektor ekonomi kerakyatan dan ekonomi pedesaan.

Selain panca program di atas, Bupati juga terus berupaya meningkatkan kualitas rumah penduduk (rehab RTLH)  Selama Tahun 2016 hingga 2018 berhasil dilaksanakan peningkatan kualitas rumah penduduk sebanyak 4.499 unit. Sehingga jumlah Rumah Tidak Layak Huni di Kabupaten Wonogiri berdasar Pemutakhiran Basis Data Terpadu (PBDT) Tahun 2015, sebanyak 43.232, telah terkoreksi menjadi 38.733 unit. 

Penulis : tpe
Editor   : edt