Pemkot Magelang Hentikan Penerimaan Tenaga Harian Lepas

65

Wali Kota Magelang Sigit Widyonindito saat berbicara dalam acara rapat koordinasi Refleksi Kepemimpinan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tahun Ketiga 2016-2021 di Gedung Wiworo Pinilih Foto: Widiyas Cahyono.

MAGELANG –  Wali Kota Magelang Sigit Widyonindito meminta kepada seluruh kepala  organisasi perangkat daerah dan badan usaha milik daerah di lingkungan Pemkot Magelang untuk  menghentikan rekrutmen tenaga harian lepas. “Saya meminta seluruh kepala  organisasi perangkat daerah dan badan usaha milik daerah di lingkungan Pemkot Magelang untuk tidak lagi menerima tenaga harian lepas hingga masa jabatannya saya berakhir di tahun 2021 mendatang,” kata Wali Kota Magelang Sigit Widyonindito, usai memimpin rapat koordinasi Refleksi Kepemimpinan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tahun Ketiga 2016-2021 di Gedung Wiworo Pinilih, Senin (18/2).

Sigit mengatakan, penghentian penerimaan tenaga harian lepas  di lingkungan Pemkot Magelang tersebut diberlakukan, karena saat ini jumlah tenaga harian lepas tersebut sudah mencapai sekitar 2000 an  orang yang tersebar di seluruh OPD dan BUMD yang ada .

Menurutnya, selain tidak  begitu efektif, peneriaan tenaga harian lepas  tersebut juga menyedot anggaran  daerah Rp 37 juta  setiap tahunnya, untuk membayar honor tersebut. “Angka Rp37 miliar tidak kecil lho itu. Bayangkan kalau anggaran sebesar itu untuk mementingkan program yang bersentuhan langsung dengan masyarakat. Tentu kesejahteraan masyarakat bisa terangkat," kata Sigit.

Diakuinya, kebutuhan tenaga harian lepas tersebut memang dianggap juga penting, karena hampir selama delapan tahun terakhir, Pemkot Magelang baru membuka dua kali rekrutmen calon pegawai negeri sipil (CPNS). Sementara,  organisasi perangkat daerah yang menggunakan kebijakan  penerimaan tenaga harian lepas tersebut, tidak mendasar pada kebutuhan tenaga kerja.

"Ada OPD yang tugas utamanya bukan bidang pelayanan kepada masyarakat, tetapi tahun ini sudah mau meminta melakukan penerimaan tenaga harian lepas. Langsung saya tolak," tandasnya.

Ia menambahkan, meskipun Pemkot Magelang akan menghentikan sementara penerimaan tenaga harian lepas, tetapi ia memastikan  tidak ada pemberhentian terhadap THL yang sudah ada, sepanjang kinerjanya baik

Saat ini,  di lingkungan  Pemkot Magelang memiliki lebih dari 2.000 THL yang tersebar di BUMD dan OPD. Jumlah ini hampir seimbang dengan aparatur sipil negara (ASN) sebanyak 2.850 per Februari 2019.

Penulis : widias
Editor   : wied