Bupati Purbalingga Tasdi bersama warga Desa Danasari membangun jamban dalam peluncuran pembangunan 700 jamban di Kecamatan Karangjambu, Sabtu (16/9).(Foto :Joko Santoso)
PURBALINGGA-Bupati Purbalingga Tasdi dan Wabup Dyah Hayuning Pratiwi meluncurkan program pembangunan 700 jamban, di Desa Danasari Kecamatan Karangjambu, Sabtu (16/9). Pelaksanaan kegiatan dipelopori oleh Komunitas Program Santunan Anak Yatim dan Fakir Miskin (Prosa Ayfam).
“Banyaknya rumah warga yang belum mempunyai jamban, menggerakkan kelompok pemuda Kecamatan Karangjambu yang tergabung dalam Komunitas Peduli Stop Buang Air Besar Sembarangan (BABS), membantu percepatan program jambanisasi dengan memanfaatkan secara maksimal paket bantuan jambanisasi yang diterima dari pemerintah, disertai pengumpulan swadaya masyarakat sehingga bantuan yang diterima menjadi berkembang,” kata Ketua Komunitas Prosa Ayfam Aji Purnomo.
Kelima desa penerima bantuan paket jambanisasi adalah Desa Purbasari mendapatkan 70 paket bantuan, berkembang menjadi 170, Desa Karangjambu dari 60 paket menjadi 110, Sanguwatang 70 paket menjadi 200, Desa Jingkang 70 paket menjadi 210, bahkan dari dana desa, Pemdes Jingkang memberikan bantuan tambahan sejumlah 70 buah kloset.
“Sedangkan untuk desa Danasari, menerima 60 paket bantuan menjadi 150 paket. Keseluruhan paket bantuan yang diterima Kec. Karangjambu sejumlah 350 paket, namun kami bersama tim pelaksana di masing-masing desa dengan didukung organisasi kepemudaannya berhasil mengembangkannya menjadi sejumlah 840 rumah,” kata Furkon
Dalam kesempatan itu bupati dan wabup meletakkan batu pertama dimulainya pembangunan jambanisasi di rumah Sumedi warga RT. 04 RW. 03 Desa Danasari. Bupati mengatakan pihaknya merasa bangga dengan inisiatif warga yang mendukung pelaksanaan program jambanisasi tersebut.
Penulis :
Editor :