Uji Coba Bayar Nontunai, Jalan Tol Macet 5 Kilometer


SEMARANG-Akibat adanya uji coba pembayaran nontunai,gerbang tol Banyumanik mengalami kemacetan sepanjang 5 km, Minggu(17/9).Kemacetan terjadi karena sistem pembayaran yang dilakukan Jasa Marga dan Trans Marga Jateng belum dilakukan.Padahal saat pengguna masuk jalantol baik dari Tingkir maupun Bawen, mereka tinggal mengambil kartu atau mengambil men-tap kartu tol.

Kemacetan sudah terjadi di km 17 di sekitar Pedalangan. Padahal jarak dengan gerbang Banyumanik masih sekitar 5 km.Antrean terjadi karena pembayaran harus dilakukan secara manual.
“Tadi pas masuk tol kita tap kartu,sekarang saat membayar malah harus dengan manual.Ya pantas jadi macet panjang.Parah ini pelayanannya, masak macet sampai hamper dua jam,” keluh seorang pengguna jalan Erik Saputra.

Dijelaskannya,sejak masuk gerbang tol Tingkir, ia sudah memilih menggunakan kartu nontunai dengan harapan nanti tinggal membayar melalui Gerbang Tol Otomatis (GTO). Namun ternyata sudah ada antrean panjang kendaraan yang mengular hingga 5km sebelum gerbang tol Banyumanik.
Karena berdesak dan berebutan gerbang, ia pun kebagian gerbang dengan pembayaran manual.

Namun dari penuturan sesame pengendara,gerbang GTO-pun saat itu juga belum dapat dimaksimalkan. “Setiap kali membayar secara tunai pasti ditanya,masuk dari gerbang mana. Kan bisa saja kita bohong masuk dari Tingkir tapi mengaku dari Ungaran. Kalau memang belum siap, ya jangan dipaksakan diterapkan sekarang. Selalu saja pengguna jalan yang jadi korban,” imbuh pengendara lain Dimas sambil bersungut-sungut.

Ia berharap,system pembayaran nontunai yang dilakukan di ruas tol Semarang – Bawen – Salatiga sudah benar-benar siap. Apalagi ditargetkan pada 1 Oktober mendatang, semua gerbang sudah melayani pembayaran nontunai.

Penulis :
Editor   :