Dua Pemuda Jual-beli Tembakau Gorilla Ditangkap

175

Dua tersangka  pengedar dan pembeli tembakau gorilla ( ganja sintesis) Dwi Yunianto (21), dan David Muhammad Rizki ( 23)  ( ditutupi wajahnya ) berhasil diamankan  Polres Temanggung. Foto:  Widiyas Cahyono

TEMANGGUNG, WAWASANCO -   Dua orang pengedar dan pembeli narkotika jenis tembakau gorilla ( ganja sintesis) berhasil dibekuk satuan reserse narkoba Polres Temanggung. “Dari tangan kedua tersangka ini, kami berhasil mengamankan  barang bukti  tembakau gorilla  sebanyak 18,68 gram,” kata Kasat Narkoba, Polres Temanggung, AKP Sri Haryono, Selasa ( 19/2).

Tersangka yang ditangkap, tambah AKP Sri Haryono, yakni Dwi Yunianto (21), warga  Dusun Banyuurip, Desa Pasuruhan , Kecamatan Bulu, Kabupaten Temanggung sebagai pembeli. Sedangkan David Muhammad Rizki ( 23) warga Kampung Coyudan Utara, Kelurahan Parakan Kauman, Kecamatan Parakan, Kabupaten Temanggung, selaku penjual.

Dikatakan, penangkapan kedua tersangka  tersebut  berawal dari informasi bahwa di Taman Bambu Runcing Parakan adan sekelompok pemuda yang  sedang bertransaksi barang haram tersebut. Kemudian kami berhasil menangkap tersangka  David Muhammad Rizki. Dari tangan tersangka ini, polisi berhasil mengamankan  dua linting rokok narkotika jenis tembakau gorilla yang dimasukkan ke dalam bungkus rokok,” tambah Sri Haryono.

Setelah mengamankan  tersangka David,  petugas kemudian  mengembangkan kasus tersebut. Dari tangan tangan David yang selaku penjual tembakau gorilla tersebut, ditemukan barang bukti  satu bungkus tembakau gorilla yang disembunyikan di dalam saku celananya. Tidak itu saja,  petugas juga melakukan pengeledahan di dalam rumah tersangka dan berhasil menemukan  barang bukti satu  kotak kecil berisi dua bungkus tembakau gorilla utuh.

“Selain itu, juga  ditemukan satu linting tembakau gorilla yang  sisa yang telah diisap, serta dua pak kertas rokok (sigaret). Dan, uang tunai sebesar Rp 42.000 yang diduga meruopakan  uang sisa penjualan tembakau gorilla itu,” katanya didampingi Kasubag Humas Polres Temanggung, AKP Henny Widiyanti Lestariningsih.

Ia menambahkan,  saat petugas mengamankan tersangka David Muhammad Rizki,

Menurutnya, tersangka David Muhammad Rizki mendapatkan  barang haram tersebut secara daring , setelah menansfer sejumlah uang  ke nomor rekening yang dituju. Dan dialamatkan ke rumah tersangka di Kampung Coyudan, Kelurahan Parakan Kauman.

Sri Haryono menambahkan, kedua tersangka ini dijerat dengan pasal sama . Yakni, pasal 114 ayat (1) subsider 112 ayat (1), lebih subsider pasal 127 ayat (1) hurif a Undang-Undang nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika  Jo Permenkes  RI Nomor 20 tahun 2018 tentang  perubahan penggolongan narkotika.

“ Ancaman hukuman pidana  kepada kedua tersangka ini, yakni paling singkat empat tahun dan paling lama 12 tahun. Selain itu, juga pidana denda paling sedikit Rp 800.000.000 dan paling banyak Rp8.000.000.000,” katanya.

Sementara itu, tersangka David Muhammad Rizki mengakui dirinya baru sekali menjual tembakau gorilla tersebut. Selain  menjual, dirinya juga mencicipnya sendiri.

David mengatakan, dirinya mengetahui peredaran tembakau gorilla tersebut dari iklan  yang ada di media sosial instragram. 

Ia mengaku, setelah menghisap rokok tembakau gorilla tersebut  bisa membuat rasa fly atau kesenangan yang berlebihan. Selain itu, setelah menggunakan barang haram tersebut, seluruh tubuh terasa kaku.

 

Penulis : widias
Editor   : wied