Wujudkan Pemilu Damai, Kota Santri Gelar Doa Bersama

71

Masyarakat Kabupaten Pekalongan difasilitasi Polres Pekalongan menggelar doa bersama di GPU Kajen, agar Pemilu 2019 berlangsung damai. Foto: Hadi Waluyo.

KAJEN, WAWASANCO - Dalam rangka mewujudkan Pemilu agar berlangsung damai, masyarakat Kabupaten Pekalongan difasilitasi Polres Pekalongan menggelar doa bersama di Gedung Pertemuan Umum (GPU) Kajen, kemarin. Selain berdoa bersama, kegiatan diisi dengan siraman rohani oleh Dr KH Fauzi Arkhan dari Kota Salatiga dan penampilan seni islami oleh Polwan Polres Pekalongan.

Bupati Pekalongan Asip Kholbihi, mengajak warga Kota Santri untuk meningkatkan partisipasi dalam Pemilu 2019. Pasalnya, hasil dari Pemilu menentukan nasib masyarakat lima tahun kedepan. “Pilpres dan Pileg itu penting karena yang terpilih akan menentukan nasib masyarakat lima tahun kedepan,” jelasnya.

Bupati menuturkan, Presiden ataupun DPR RI, DPD dan DPRD yang terpilih dalam Pemilu akan menjadi wadah aspirasi masyarakat. “Presiden, DPR RI, DPD dan DRPD merupakan kepanjangan tangan pemerintah pusat maupun provinsi. Mereka akan menjadi corong aspirasi masyarakat Kabupaten Pekalongan,” paparnya.

Selain itu, pihaknya meminta peran ulama yang ada di Kabupaten Pekalongan untuk menyejukan situasi di tahun politik. “Mari kita ajak masyarakat untuk menghargai perbedaan terutama dalam pemilihan saat Pemilu, jangan sampai perbedaan memecah masyarakat Kabupaten Pekalongan,” ujarnya.

Asip menambahkan, penyelenggara Pemilu untuk bisa mewujudkan keadilan dengan menjunjung tinggi profesionalisme. “Keadilan dan profesionalisme sangat penting agar dalam pelaksanaan Pemilu tidak terjadi potensi keretakan di masyarakat. Mari bersama-sama mewujudkan makna keadilan agar Pemilu menjadi aman dan sejuk,” tambahnya.

Sementara itu, Wakapolres Pekalongan Kompol Mashudi mengharapkan melalui kegiatan istighosah dan doa bersama ini menjadi sarana efektif untuk lebih mendekatkan diri, serta meningkatkan derajat keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT. “Mari bersama-sama menciptakan situasi yang kondusif di wilayah hukum Polres Pekalongan menjelang Pemilu 2019. Dan diharapkan seluruh elemen masyarakat agar berperan aktif dalam menciptakan kondusifitas di wilayah Kabupaten Pekalongan,” harapnya.

Ia mengajak kepada seluruh elemen masyarakat agar terus menjaga persatuan dan persaudaraan, serta menaati segala ketentuan hukum maupun perundang-undangan yang berlaku. “Banyak kita temukan berita-berita yang belum tentu kebenarannya di media sosial, maka dari itu jangan mudah untuk dipercaya. Kita jangan sampai terpecah belah gara-gara berita hoaks,” ujarnya.

 

Penulis : haw
Editor   : wied