April, Lelang Pembangunan Bandara Soedirman Dilakukan

196

Plt Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi (Tiwi) memberikan penjelasan terkait proses pembangunan Bandara Soedirman dalam Dialog Hallo Bupati di Lembaga Penyiaran Publik Lokal (LPPL) Radio Gema Soedirman, Rabu (20/2) petang. (Foto :Joko Santoso)

PURBALINGGA, WAWASANCO-Persiapan pembangunan Bandara Jenderal Besar Soedirman di Desa Wirasaba, Kecamatan Bukateja, Purbalingga terus dilakukan. PT Angkasa Pura (AP) II selaku pelaksana   akan melakukan lelang pembangunan pada April mendatang. “Semoga semuanya berjalan lancar,” kata Plt Bupati Purbalingga, Dyah Hayuning Pratiwi (Tiwi) dalam Dialog Hallo Bupati di Lembaga Penyiaran Publik Lokal (LPPL)  Radio Gema Soedirman, Rabu (20/2) petang.

Tiwi menyampaikan jika proses lelang berjalan lancar dan pembangunan segera dilaksanakan, maka pada pertengahan 2020 pembangunan bandara tersebut rampung. Selanjutnya bandara tersebut bisa mulai difungsikan menjadi bandara komersial. “Kami terus berkoordinasi dengan PT AP II dan pihak terkait lainnya agar pembangunan berjalan lancar,’ tegasnya.

Sementara itu dalam kesempatan yang sama Danlanud Jenderal Besar Soedirman Letkol. Pnb. Putu Sucahyadi mengatakan proses Analisa Mengenai Dampak Lingkungan (Amdal) terkait pembangunan bandara sedang dilakukan. Diperkirakan akhir Februari hasil Amdal bisa diketahui. “Kami terus mengawal sehingga semuanya bisa berjalan lancar,” lanjutnya.

Dirut PT Angkasa Pura II Muhammad Awaludin saat kunjungan ke Bandara Soedirman beberapa waktu lalu menyampaikan  pengerjaan bandara memakan waktu18-20 bulan. . Menurutnya keberadaan  bandara tersebut akan berdampak positif bagi Kabupaten  Purbalingga dan kabupaten lain di diwilayah eks-Karesidenan Banyumas. “Percepatan pembangunan ini agar dampak positif dari pembangunan bandara bisa cepat dirasakan,” katanya.

Dia menambahkan, Angkasa Pura II sebagai operator bandara di wilayah Indonesia bagian barat telah mengelola 16 bandara di seluruh Indonesia.Bandara Soedirman akan menjadi bandara  ke-17 yang dikelola. Dengan nilai pembangunan tahap I hingga Rp 350 miliar dengan panjang runaway 1600 m, Angkasa Pura II mentargetkan pembangunan bandara rampung pada 2020 mendatang. “Tahap pertama dianggarkan Rp 350 miliar dan bisa bertambah jadi Rp 500 miliar tergantung dengan dinamika yang ada nantinya,” imbuhnya.

 

Penulis : Joko Santoso
Editor   : edt