Hujan Deras, Lima Rumah di Watumalang Terancam Longsor


Seorang warga menunjukkan rumah yang mengalami keretakan akibat tanah bergerak di Dusun Watumalang. Foto : Muharno Zarka  

WONOSOBO, WAWASANCO- Hujan deras yang mengguyur sepanjang hari mengakibatkan lima rumah milik warga Dusun Watumalang RT 1 RW 1 Kelurahan Watumalang Kecamatan Watumalang Kabupaten Wonosobo, terancam longsor karena tanahnya bergerak. Berdasarkan pantauan di lapangan, Kamis (21/2), rumah milik Sutanto (50), Sining (42), Edi (37), Sumpeno (39) dan Rozim, dinding dan lantainya sudah retak-retak. Kelima warga tersebut diminta tetap waspada guna menghindari kemungkinan terjadi tanah longsor.

Salah satu warga yang rumahnya retak, Sutanto mengatakan, dia bersama keluarga merasa khawatir saat hujan deras tiba. Sebab, beberapa bagian rumahnya sudah retak. Untuk sementara waktu, dia bersama keluarganya tidak berani tinggal di rumah. "Untuk sementara saya masih tinggal di rumah sembari terus berjaga-jaga bila kemungkinan terburuk terjadi. Kalau memang rumah saya tidak aman ditinggali, saya siap untuk direlokasi di tempat yang lebih aman", katanya.

Camat Watumalang Iwan Widayanto mengungkapkan pergerakan tanah sebenarnya sejak dua tahun lalu. Namun warga tetap bertahan tinggal di rumah tinggalnya masing-masing. Padahal jika musim hujan tiba tanah selalu mengalami pergerakan.

Keretakan lantai dan dinding rumah, tambah Iwan, bahkan mencapai 15 cm sampai 30 cm. Jika pergerakan tanah terus terjadi dimungkinkan keretakan bisa lebih lebar lagi dan bahaya tanah longsor bisa sewaktu-waktu terjadi.

Zona Merah

Pergerakan tanah diduga terjadi karena kontur tanah yang labil bila terkena air hujan secara terus menerus. Pihaknya akan segera melakukan koordinasi dengan BPBD dan instansi terkait lainya untuk melakukan kajian terkait pergerakan tanah tersebut.

Sementara itu, Kepala Seksi Keamanan dan Ketertiban (Kasi Trantib) Kecamatan Watumalang Oni Wiyono menandaskan berdasarkan kajian Kementerian ESDM dan Geologi Nasional, wilayah Dusun Watumalang sebenarnya masuk zona merah dan rawan terjadi tanah longsor. "Pihak Kementerian ESDM dan Geologi Nasional merekomendasikan warga Dusun Watumalang untuk tetap waspada jika musim hujan tiba karena tanah sekitar labih dan mudah gembur jika terkena air secara terus-menerus di musim hujan," jelasnya.

Pihak pemerintah Kecamatan Watumalang menghimbau warga setempat untuk tidak membiarkan air menggenang di seputar pekarangan dan sebaiknya tidak membangun rumah bertingkat, karena tanah tidak mampu menahan beban yang berat. "Jika sewaktu-waktu kembali terjadi keretakan lantai rumah yang lebih parah, warga untuk segera melapor ke pihak pemerintah kecamatan atau instansi terkait. Pihak BPBD juga sudah memasang alat pemantau pergerakan tanah", katanya.

 

 

Penulis : Muharno Z
Editor   : wied